Dua Remaja Tewas di Selokan Mustikajaya, Polisi Ringkus 4 Anggota Geng Motor

banner 468x60

BEKASI, Mahaganews.com – Kasus tawuran maut kembali mengguncang wilayah Kota Bekasi. Dua orang pemuda berinisial A (17) dan R (18) ditemukan tewas mengenaskan di dalam selokan. Bergerak cepat, jajaran Polresta Bekasi Kota berhasil membekuk 4 orang tersangka yang terlibat langsung dalam aksi keji tersebut.

Jasad kedua korban pertama kali ditemukan oleh warga pada Jumat pagi (19/6/2026) sekitar pukul 04.30 WIB di sebuah got di kawasan Jalan Raya Mustikajaya, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi.

Kronologi Sadis: Dihajar hingga Terlempar ke Selokan

Berdasarkan hasil penyelidikan mendalam dan pengakuan para pelaku, motif utama di balik kematian tragis kedua remaja ini adalah tawuran antar-geng.

Sebelum ditemukan tak bernyawa, korban sempat terlibat bentrokan sengit dengan kelompok tersangka. Dalam kondisi terluka parah dan lemas akibat sabetan senjata atau hantaman benda tumpul, kedua korban diduga terjatuh atau sengaja didorong oleh kelompok lawan ke dalam selokan.

Kehabisan Darah tanpa Pertolongan: Korban dibiarkan begitu saja di dalam got dalam kondisi kritis hingga akhirnya mengembuskan napas terakhir akibat luka-luka parah yang diderita tanpa sempat mendapat pertolongan medis.

Pengejaran Berlanjut, Polisi Buru Pelaku Lain

Keempat tersangka yang telah diamankan kini meringkuk di sel tahanan Polresta Bekasi Kota untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polisi tengah melakukan rekonstruksi kejadian guna mengungkap peran masing-masing tersangka, sekaligus mengidentifikasi dalang utama serta anggota geng lain yang ikut ambil bagian.

Saat ini, jenazah A dan R telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan setelah proses visum di rumah sakit selesai dilakukan.

Bekasi Darurat Tawuran, Polisi Minta Orang Tua Perketat Pengawasan

Tragedi ini menjadi alarm keras atas bahaya laten tawuran remaja dan geng motor yang masih marak di Bekasi. Merespons peristiwa berdarah ini, Kapolsek Mustikajaya mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat:

  • Pantau Pergaulan Anak: Orang tua dan pihak sekolah diminta lebih ketat mengawasi aktivitas anak remaja mereka, terutama pada malam hingga dini hari, agar tidak terjerumus ke dalam kelompok siber/geng motor.

  • Laporkan Kerumunan Mencurigakan: Warga diimbau segera melapor ke polsek terdekat jika melihat ada kerumunan remaja yang mencurigakan atau indikasi akan menggelar tawuran.

  • Percayakan pada Hukum: Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak main hakim sendiri terhadap anggota geng yang tertangkap, serta menyerahkan penanganan sepenuhnya kepada aparat kepolisian. (MN)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *