Bogor – Semangat peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dirasakan nyata oleh masyarakat kurang mampu di wilayah Kabupaten Bogor. Melalui komitmen kepedulian sosial, Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menyerahkan kunci hunian yang baru selesai direnovasi kepada 8 warga penerima manfaat.
Penyerahan kunci ini menjadi momen penting dari kelanjutan program bantuan bedah rumah tidak layak huni (rutilahu) bertajuk Program Rumah ASRI. Penambahan 8 unit rumah pada fase terbaru ini melengkapi pencapaian program, sehingga total bangunan yang berhasil dipugar kini genap menyentuh angka 21 unit di seluruh pelosok bumi Tegar Beriman.
AKBP Wikha Ardilestanto mengungkapkan bahwa realisasi program kemanusiaan ini diselesaikan melalui dua tahapan utama. Pada gelombang pertama, jajaran Polres Bogor telah membedah sebanyak 13 unit bangunan. Sementara itu, 8 unit sisanya dirampungkan pada tahap berikutnya hingga seluruh bangunan bertransformasi menjadi tempat tinggal yang higienis, kokoh, dan aman untuk ditempati.
Saat proses penyerahan berlangsung, suasana haru tak terbendung dari para pemilik rumah. Tangis bahagia serta sujud syukur mewarnai momen penyerahan kunci, mengingat bangunan yang sebelumnya lapuk kini telah berdiri megah dan layak dihuni.
Kapolres Bogor menegaskan bahwa esensi dari makna kemerdekaan sejatinya terletak pada hadirnya kesejahteraan dan kelayakan hidup bagi masyarakat kecil. Kepolisian tidak hanya bertindak sebagai penegak hukum, tetapi juga hadir sebagai pengayom yang membawa solusi nyata atas permasalahan sosial di tengah masyarakat.
Lewat peresmian 21 unit Rumah ASRI ini, Polres Bogor bertekad menjaga kesetaraan sosial agar seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan dampak positif dari pembangunan dan semangat kepedulian bersama, khususnya dalam momentum peringatan hari lahirnya bangsa Indonesia. (bay)







