Lantunan Sholawat Memecah Keheningan Jati Ranggon: Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW Majlis Taklim Hadiqotil Ma’rifah Berlangsung Penuh Khidmat

banner 468x60

Jatiranggon  Bekasi,-Suasana penuh keberkahan dan kehangatan spiritual menyelimuti kawasan Jati Ranggon, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi pada hari Jumat, 28 Agustus 2026. Majlis Taklim Hadiqotil Ma’rifah sukses menggelar peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang dihadiri oleh ratusan jamaah, tokoh agama, habaib, serta pimpinan majlis taklim dari berbagai wilayah di Kota Bekasi dan sekitarnya. Acara ini menjadi momentum istimewa untuk menguatkan ikatan ukhuwah Islamiyah sekaligus meneladani akhlak mulia Baginda Rasulullah SAW.

Alunan marawis dan lantunan sholawat menyambut kedatangan para jamaah yang berbondong-bondong memadati lokasi acara. Dekorasi yang bernuansa islami dipadu wewangian khas majlis taklim semakin menambah rasa khusyuk dan ketenangan batin bagi setiap jamaah yang hadir.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan resmi oleh Master of Ceremony (MC), Ustaz Hasbiallah. Dengan ketegasan dan tutur kata yang santun, beliau membimbing jalannya acara agar berlangsung tertib, khidmah, dan sesuai adab-adab majlis ilmu. Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan secara merdu dan penuh penghayatan, mengetuk pintu-pintu hati jamaah yang mendengarkannya.

Suasana semakin syahdu saat memasuki agenda pembacaan Riwayat Maulid Nabi Muhammad SAW Oleh Ustadz Hasyim Adnan dan Ustadz Aef Saefuddin Zuhri.. Seluruh jamaah berdiri seraya mengumandangkan sholawat dan salam atas Nabi. Gema mahabbah (rasa cinta) kepada Rasulullah SAW bergemuruh memecah keheningan Jati Ranggon, menyatukan rasa haru dan rindu jamaah kepada Nabi SAW.

Dalam sambutannya, Pimpinan Majlis Taklim Hadiqotil Ma’rifah, Dr. Firdaus Turmudzi, M.Hum ., menyampaikan rasa syukur yang amat mendalam atas kelancaran terselenggaranya acara agung ini. Beliau menekankan bahwa memperingati Maulid Nabi bukanlah sekadar seremoni tahunan atau ajang kumpul-kumpul semata, melainkan sarana pemantapan niat untuk meneladani kepemimpinan, kepedulian sosial, dan kasih sayang Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

“Rasulullah SAW adalah Uswatun Hasanah (teladan terbaik). Sebagai anggota dan jamaah Majlis Taklim Hadiqotil Ma’rifah, kita dituntut untuk membawa ajaran kebaikan dan keteladanan akhlak Nabi ke dalam rumah tangga, lingkungan tempat tinggal, serta kehidupan bermasyarakat,” tegas KH Firdaus Turmudzi, S.H., M.Hum. dalam pidato sambutannya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama dan petuah spiritual yang disampaikan secara bergantian oleh lima ulama kharismatik:

  1. KH. M. Asdi jayadi – Dalam ceramahnya, beliau menekankan pentingnya menjaga istiqomah dalam menuntut ilmu syar’i serta memperkuat benteng iman keluarga di tengah arus modernisasi dan perubahan zaman yang semakin cepat.

  2. KH. Raden jubah ireng, MA – Menyampaikan tausiyah yang membakar semangat mahabbah (cinta) jamaah kepada Rasulullah SAW melalui perbanyak sholawat serta menjaga tradisi keislaman yang menyejukkan, ramah, dan penuh kedamaian.

  3. KH. Dr. Sirojuddin Arusy, MA – Mengulas pentingnya mengambil iktibar (pelajaran) dari sejarah perjuangan Rasulullah SAW dalam membangun peradaban yang berlandaskan keadilan, akhlakul karimah, persaudaraan, dan hukum yang adil.

  4. K.H Madinah – Mengingatkan pentingnya menjaga keharmonisan hubungan sosial antar-tetangga, memperbanyak amal saleh, bersedekah, serta memperlakukan anak-anak yatim dan kaum dhuafa dengan penuh kasih sayang.

  5. Syekh Muhammad Maliki – Mengajak seluruh jamaah dan tokoh masyarakat untuk memperkuat silaturahmi antar-majlis taklim demi memperkokoh ukhuwah Islamiyah di Kota Bekasi dan sekitarnya agar tidak mudah terpecah belah.

Seluruh rangkaian peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW ini berjalan dengan sangat lancar, tertib, dan diwarnai rasa kekeluargaan yang erat. Kehadiran para tokoh agama ternama dan masyarakat setempat menegaskan peran penting Majlis Taklim Hadiqotil Ma’rifah sebagai wadah pembinaan mental dan spiritual umat.

Puncak acara ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin langsung secara khusyuk oleh Ustadz Arsali. Dalam doanya, beliau memohon keberkahan, kedamaian, keselamatan, dan persatuan bagi bangsa Indonesia, khususnya bagi warga Jati Ranggon dan seluruh jamaah Majlis Taklim Hadiqotil Ma’rifah.(min)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *