JONGGOL, MAHAGANEWS.COM — Langkah nyata dalam mematangkan persiapan kawasan Bogor Timur sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru terus digenjot Pemerintah Kabupaten Bogor. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, meresmikan langsung fasilitas Pasar Hewan Jonggol sebagai pusat perdagangan ternak modern, Kamis (6/8).
Kehadiran pasar hewan representatif ini diproyeksikan menjadi motor penggerak utama sektor peternakan sekaligus memperkuat simpul perekonomian masyarakat di wilayah timur Kabupaten Bogor.
Strategi Jangka Panjang Menuju Kemandirian Bogor Timur
Dalam arahannya, Bupati Rudy Susmanto menegaskan bahwa peresmian Pasar Hewan Jonggol bukan sekadar penyediaan sarana transaksi jual-beli hewan ternak belaka. Lebih dari itu, langkah ini merupakan bagian dari cetak biru (blueprint) jangka panjang Pemkab Bogor dalam membangun fondasi ekonomi Bogor Wilayah Timur yang tangguh.
“Pasar Hewan Jonggol merupakan salah satu tahapan membangun Bogor Wilayah Timur. Ketika masyarakat memiliki harapan terhadap pengembangan wilayah, maka yang harus dipersiapkan bukan hanya pusat pemerintahannya, tetapi juga seluruh fasilitas penunjang yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat,” ujar Rudy.
Integrasi pembangunan di kawasan timur ini juga diselaraskan dengan pembenahan konektivitas jalan. Pemkab Bogor secara bertahap terus menyiapkan jalur tembus Transyogi–Sukaresmi serta membuka akses antar-kawasan guna menarik investasi baru yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
Sentuhan Pengalaman Peternak: Dorong Fasilitas Kandang Inap dan UMKM
Latar belakangnya sebagai seorang peternak membuat Rudy Susmanto memberikan perhatian ekstra terhadap standar kelayakan operasional Pasar Hewan Jonggol. Ia meminta Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskannak) bersama pengelola pasar untuk segera melengkapi fasilitas penunjang bagi para pedagang lintas daerah.
Rudy menggarisbawahi beberapa fasilitas krusial yang wajib ada, di antaranya:
-
Kandang Inap Ternak: Memastikan kondisi kesehatan dan kenyamanan hewan yang belum habis terjual dalam sehari.
-
Tempat Istirahat Peternak: Memberikan kenyamanan bagi para pedagang yang datang dari luar wilayah.
-
Ruang Usaha UMKM: Menggandeng pelaku usaha lokal agar perputaran ekonomi di sekitar pasar hewan makin meluas.
“Peternak yang datang dari luar daerah tidak selalu menjual seluruh ternaknya dalam satu hari. Karena itu pasar ini harus memiliki fasilitas yang mendukung, baik untuk ternaknya maupun untuk para peternaknya,” ungkap Rudy.
Tiga Fasilitas Pangan Sekaligus Resmi Diluncurkan
Selain meresmikan Pasar Hewan Jonggol, pada momentum yang sama Pemkab Bogor juga meresmikan dua sarana pangan strategis lainnya, yaitu Pasar Ikan Ciseeng dan Instalasi Karantina Ikan di Laladon.
Rangkaian peresmian ini menjadi bukti komitmen Pemkab Bogor dalam melakukan investasi jangka panjang pada sektor peternakan dan perikanan demi menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan daya saing daerah.
Mengakhiri sambutannya, Rudy Susmanto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berkolaborasi dan menjaga fasilitas publik yang telah dibangun. Kehadiran Pasar Hewan Jonggol diharapkan dapat menjadi pijakan awal tumbuhnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu mengangkat kesejahteraan para peternak di Kabupaten Bogor. by







