KABUPATEN BOGOR — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengambil langkah progresif untuk mengawal proyek strategis nasional di wilayahnya. Bekerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Pemkab Bogor resmi membentuk tim gabungan guna mengakselerasi pembangunan Bendungan Cijurey.
Langkah percepatan ini ditargetkan mampu memangkas waktu penyelesaian bendungan, dari rencana awal pada 2028 menjadi akhir tahun 2027.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa pembentukan tim bersama ini merupakan hasil koordinasi intensif dengan pemerintah pusat demi memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan lancar tanpa hambatan.
“Kemarin beserta BBWS dan Kementerian PU telah membentuk tim untuk membantu sama-sama menyelesaikan, untuk percepatan. Timeline awal sampai dengan 2028, namun melihat progres yang berjalan sesuai jadwal, kami berharap targetnya bisa maju di akhir tahun 2027,” ujar Rudy.
Dua Benteng Utama: Ketahanan Pangan dan Pengendali Banjir
Keberadaan Bendungan Cijurey memiliki peran vital bagi masyarakat Bogor, khususnya di sektor pertanian dan penanggulangan bencana alam:
Penyokong Irigasi Pertanian: Bendungan ini diprioritaskan untuk mengaliri lahan-lahan pertanian yang rentan dilanda kekeringan saat musim kemarau tiba, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Reduksi Banjir hingga 59%: Berdiri di atas lahan seluas 203,9 hektare, infrastruktur megah ini diproyeksikan mampu menekan dan mereduksi risiko banjir hingga 59,33 persen.
Pembangunan fisik bendungan ini membentang di empat desa yang tersebar di tiga kecamatan potensial, yaitu Sukamakmur, Cariu, dan Tanjungsari.
Progres Bendungan Cibeet Tembus 91 Persen
Tak hanya Bendungan Cijurey, Rudy juga membeberkan kabar baik terkait infrastruktur pendampingnya, yakni Bendungan Cibeet. Pembangunan fisik Bendungan Cibeet kini telah mencatatkan pengerjaan yang signifikan, mencapai 91 persen.
Kedua proyek ini diharapkan mampu saling melengkapi dalam memperkuat ketahanan air, mengendalikan risiko banjir, mendukung penyediaan energi ramah lingkungan, hingga memantik roda pertumbuhan ekonomi bagi warga Kabupaten Bogor dan sekitarnya. (by)








