Acara Silaturahmi Tokoh Masyarakat dan Anggota Polsek Jati Sampurna Bekasi Kota

banner 468x60

Jati Sampurna, Bekasi Kota – Suasana hangat dan kekeluargaan terasa kental saat acara silaturahmi tokoh masyarakat dengan anggota kepolisian digelar di Pendopo Leuit Kranggan, Kranggan, milik RW Saman Degol, tokoh masyarakat Jati Sampurna, Sabtu 19 April 2026. Pemilihan lokasi di pendopo milik RW Saman Degol menambah kesan akrab, karena tempat ini sudah lama dikenal warga sebagai pusat kegiatan gotong royong dan musyawarah warga Jati Sampurna.

Acara dibuka langsung oleh Kapolsek Jati Sampurna Iptu Musanif. Berdiri di serambi pendopo Leuit Kranggan, Iptu Musanif menekankan pentingnya sinergi antara Polri dan masyarakat. “Keamanan bukan hanya tugas polisi. Tanpa dukungan warga, mustahil Jati Sampurna bisa aman dan nyaman. Silaturahmi seperti ini jembatannya,” ujar Iptu Musanif di hadapan puluhan tokoh RT, RW, tokoh agama, tokoh pemuda, dan perwakilan ormas se-Kecamatan Jati Sampurna.

Turut hadir Kanit Reskrim Iptu Reza yang memaparkan perkembangan penanganan kasus di wilayah hukum Polsek Jati Sampurna. Iptu Reza mengajak warga aktif melapor dan tidak takut bersaksi. “Kalau ada info sekecil apa pun terkait curas atau curanmor, langsung sampaikan ke kami. Data dari warga sangat membantu pengungkapan,” jelas Iptu Reza.

Silaturahmi ini juga dihadiri unsur masyarakat sipil. Hadir juga Ketua LSM KPKN & LBH PHH Bekasi Raya Misan Dego yang memberikan dukungan penuh terhadap program kemitraan Polri dengan masyarakat. Dalam sambutannya, Misan Dego mengapresiasi keterbukaan Polsek Jati Sampurna dalam menyerap aspirasi. “LSM KPKN dan LBH PHH Bekasi Raya siap jadi jembatan kalau ada warga yang butuh pendampingan hukum atau mediasi. Kolaborasi ini penting biar tidak ada gap antara polisi dan rakyat,” kata Misan Dego.

Sebagai tuan rumah, RW Saman Degol menyampaikan terima kasih karena Pendopo Leuit Kranggan dipilih sebagai tempat silaturahmi. “Pendopo ini rumah kita semua. Kalau polisi dan warga sering ngumpul di sini, insyaAllah Kranggan jadi makin kondusif,” ucap RW Saman Degol disambut anggukan para hadirin.

Momen diskusi jadi inti acara. Beberapa isu yang mencuat antara lain meningkatnya kasus curanmor di jam rawan, kenakalan remaja menjelang malam, serta arus lalu lintas di Jalan Raya Jati Sampurna yang makin padat.

Tokoh masyarakat RW 03 menyampaikan apresiasi atas patroli dialogis yang kini lebih intens dilakukan Bhabinkamtibmas sampai ke tingkat RW. “Dulu warga sungkan lapor. Sekarang Bhabinkamtibmas sering mampir ngobrol di pos ronda. Jadi masalah cepat selesai sebelum besar,” katanya.

Menanggapi hal itu, Kanit Binmas memaparkan program “Jali Curas” singkatan dari Jati Sampurna Lawan Curas. Program ini berisi edukasi ke sekolah dan komunitas ojek online agar tidak memberi celah bagi pelaku curas. Poster imbauan “Jangan Beri Celah Pelaku Curas” juga dibagikan ke warga sebagai bentuk kampanye preventif. Polisi mengajak warga memasang kunci ganda, tidak memarkir motor di tempat sepi, dan aktif di siskamling.

Diskusi makin cair saat sesi tanya jawab. Tokoh pemuda meminta Polsek memfasilitasi kegiatan positif seperti turnamen futsal dan pelatihan bela diri untuk menyalurkan energi remaja. Iptu Musanif menyambut baik dan menyatakan siap berkolaborasi lewat program Polisi RW. “Kami sediakan personel untuk jadi pelatih dan juri. Daripada nongkrong nggak jelas, mending keringatan di lapangan,” balasnya disambut tepuk tangan.

Acara ditutup dengan makan siang bersama di pendopo Leuit Kranggan. Menu soto Betawi dan es teh manis jadi pelengkap suasana kekeluargaan. Sebelum bubar, warga, anggota Polsek, RW Saman Degol, dan Ketua LSM KPKN & LBH PHH Bekasi Raya Misan Dego berfoto bersama di depan pendopo. Simbol bahwa Jati Sampurna aman karena dijaga bersama.

Iptu Musanif berharap silaturahmi ini tidak berhenti di acara formal saja. “WA Bhabinkamtibmas 24 jam aktif. Ada kejadian sekecil apa pun, langsung hubungi. Kami datang, kami dengar, kami tindak,” tegasnya.

Dengan komunikasi yang terus dijaga dari Pendopo Leuit Kranggan hingga ke pos ronda, warga Jati Sampurna merasa lebih tenang. Polisi pun mendapat dukungan penuh saat menjalankan tugas. Kolaborasi inilah kunci Bekasi Kota yang aman, rukun, dan bebas dari aksi kriminalitas.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *