Soneta dan Maliq Satu Panggung, Rhoma Irama Hibur Ribuan Penonton di Bukit Jalil

banner 468x60

KUALA LUMPUR, mahaganews.com — Panggung Latihan Pestapora di Stadion Hoki Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu 15/8/2026 malam, dipadati ribuan penonton. Festival musik lintas negara itu menghadirkan kolaborasi musisi Indonesia dan Malaysia, termasuk penampilan legendaris Rhoma Irama bersama grup Soneta dan grup pop soul Maliq & D’Essentials.

Latihan Pestapora Malaysia merupakan festival musik yang menampilkan musisi dari Indonesia dan Malaysia. Ajang ini menjadi ruang pertemuan budaya melalui musik dan mendapat sambutan hangat dari diaspora Indonesia serta masyarakat lokal Malaysia.

Bacaan Lainnya

Rhoma Irama Bawakan Lagu Hits Sepanjang Masa
Tampil setelah sekitar 20 tahun absen dari panggung Malaysia, Rhoma Irama membawakan sejumlah lagu hitsnya yang sudah dikenal lintas generasi. Dentuman musik Soneta langsung menghidupkan suasana Stadion Bukit Jalil.

Lagu-lagu seperti “Begadang“, “Judi“, dan “Sahara” yang dibawakan Rhoma kompak dinyanyikan oleh penonton. Kehadiran Soneta disambut meriah, membuktikan bahwa musik dangdut masih memiliki daya tarik kuat di Negeri Jiran.

Bagi masyarakat Malaysia, Rhoma Irama bukan nama asing. Karya-karyanya sejak era 70-an hingga kini masih sering diputar di radio dan acara-acara komunitas Melayu.

Maliq & D’Essentials Warnai Panggung dengan Musik Soul
Selain Soneta, grup Maliq & D’Essentials juga tampil memukau di festival yang sama. Dengan aransemen musik soul dan pop modern, Maliq berhasil menghipnotis penonton muda Malaysia.

Penampilan Maliq & D’Essentials menjadi kontras yang menarik dengan musik dangdut Rhoma Irama. Perpaduan dua genre berbeda dalam satu panggung ini menunjukkan keberagaman musik Indonesia yang mampu diterima di kancah internasional.

Panitia Latihan Pestapora menyebut, tujuan utama festival ini adalah mempererat hubungan budaya Indonesia-Malaysia melalui musik. Kolaborasi musisi senior dan musisi muda dari dua negara diharapkan dapat membuka peluang kerja sama industri kreatif yang lebih luas.

Simbol Diplomasi Budaya Indonesia-Malaysia*/
Kehadiran Rhoma Irama bersama Soneta dan Maliq & D’Essentials di satu panggung menjadi simbol kuatnya diplomasi budaya. Musik terbukti mampu menembus batas negara dan menyatukan penonton dari berbagai latar belakang.

Antusiasme penonton di Bukit Jalil menjadi bukti bahwa musik Indonesia memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Malaysia. Festival ini pun diharapkan menjadi agenda rutin untuk menampilkan musisi-musisi terbaik dari kedua negara.

Dengan suksesnya penampilan di Kuala Lumpur, Rhoma Irama dan Soneta kembali menegaskan eksistensinya sebagai ikon musik dangdut yang mendunia. Sementara Maliq & D’Essentials menunjukkan bahwa musik Indonesia kontemporer juga siap bersaing di pasar regional. (Ubay)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *