Hanya Orang Pati Yang Bisa Begini.. Yakin Aku Kata H S Dotulong S.H M.H CPBArb.

banner 468x60

Jakarta, 27 Agustus 2026 || Kenapa Dasco bisa sesopan itu saat menerima Botok? Sekali lagi ini Dasco ya, bukan yang lain. Dasco himself. Sangat sopan, “baca pelan-pelan saja,” katanya saat selesai menandatangani draft perjanjian kepada Botok.

Dasco tahu, sebagai simbol perlawanan, Botok ini terlalu lengkap. Dia sukses dua kali menggelar demo di rumahnya, Pati: Sudewo turun, DPRD diduki. Betul-betul diduki oleh teman-temannya, dan tanpa anarkis. Duduk santai saja di ruang ber-AC yang disebut oleh mereka “iki yo nggonanku, aku yo melu bayar pajek”.

Botok kebal suap. Beberapa teman di daerah menyebut sudah berkali-kali upaya suap itu dilakukan. Buktinya Husen tumbang dengan suap itu. Botok, malah makin garang. Support systemnya juga sangat kuat. “Podo-podo wong mbela”, sama-sama dari kelompok masyarakat pantura yang biasa melaut. Wataknya keras kepala, saklek, ceplas-ceplos, tapi jujur, tulus dan apa adanya.

Massa jenis ini, tentu beda dengan mahasiswa. Mereka meniti karier, ikut demo adalah jalan terbaik. Karier ini, sekaligus juga jadi kelemahan. Nah wong mbela ini, nothing to loose. Mau jadi apa mereka kalau sukses demo? Nyaleg, ora mungkin. Maka, sulit dikendalikan.

Satu-satunya cara, ya ikuti kemauan mereka. Kalau tidak, simbolisme dalam sosok Botok ini makin tak terbendung. Makin bahaya, bisa menabrak apa saja nanti kalau ditolak. Dasco sepertinya sadar betul ini. Bukti bahwa Botok ini bukan cah mbelah biasa adalah, cukup menunjukkan skrinsut di hapenya, Bank Himbara terbesar dan terbaik layananannya saat ini, sahamnya langsung nyungsep satu persen.

Sudah mirip peristiwa ketika Ronaldo geser botol Coca Cola. Nyungsep seketika sahamnya.

Lebih mengagumkan lagi, demonya berjalan tertib. Semoga terus tertib sampai nanti malam. Meskipun kabarnya besok akan ada Haul Affan Kurniawan di tempat yamg sama, dan anak STM sudah mulai ikut merangsek.

“Kalau 15 Desember RUU Perampasan Aset tidak sah, saya seret pimpinan DPR keluar,” kata mereka tadi siang. Enak banget didengar, dan ini adalah ultimatum serius dari orang-orang Pati, kaum mbela yang kuat pendiriannya.
—-
[LBH CLPK]
H S Dotulong SH MH CPBArb

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *