Tembus Target 3.000 Peserta, Pawai Obor Bogor Istimewa Sukses “Putihkan” Pusat Kota Cibinong

banner 468x60

CIBINONG – Kawasan pusat pemerintahan di Jalan Tegar Beriman, Cibinong, mendadak berubah menjadi lautan cahaya pada Senin malam (15/6/2026). Ribuan warga dengan pakaian muslim bernuansa putih tampak kompak memadati jalan sambil membawa obor bambu yang menyala. Pemandangan estetik ini merupakan bagian dari acara “Pawai Obor Bogor Istimewa” yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Bogor.

Kegiatan syiar Islam yang berlangsung meriah namun tetap khidmat ini diselenggarakan dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, sekaligus mengintegrasikannya dengan momentum Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544.

Memulai start selepas ibadah salat Isya dari Masjid Baitul Faidzin, para peserta berjalan tertib menuju titik akhir di Masjid Raya Nurul Wathon, Cibinong. Pemilihan rute dari masjid ke masjid ini sengaja dilakukan sebagai simbol pengingat bagi masyarakat untuk terus memakmurkan rumah ibadah di tahun yang baru.

Filosofi Obor: Keluar dari Kegelapan

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menegaskan bahwa pawai obor ini bukan sekadar rutinitas perayaan tahunan. Ada makna spiritual mendalam di balik nyala api yang dibawa oleh setiap peserta.

“Obor itu hakikatnya adalah cahaya. Islam diturunkan sebagai mina dzhulumati ilan nuur, membawa kita keluar dari kegelapan menuju cahaya yang terang benderang. Simbol itulah yang kita bawa malam ini,” kata Ajat di sela-sela acara.

Antusiasme Warga Lampaui Target

Meski wilayah Cibinong sempat diguyur hujan sebelum acara dimulai, hal tersebut sama sekali tidak menyurutkan semangat para peserta. Panitia mencatat jumlah massa yang hadir melampaui estimasi awal yang ditargetkan sebanyak 3.000 orang. Membludaknya peserta dipicu oleh tingginya partisipasi masyarakat secara swadaya yang melebur bersama jajaran Kementerian Agama (Kemenag), SKPD, serta aparatur Kecamatan Cibinong dan kelurahan.

Menurut Ajat, tradisi pawai obor memang sudah mendarah daging di tengah warga Tegar Beriman. Tanpa adanya instruksi khusus, masyarakat di wilayah lain seperti Bojonggede, Ciampea, hingga Dramaga juga kerap menggelar acara serupa secara mandiri.

Harapan Bogor Gemilang dan Kondusif

Mengusung tema “Dengan Semangat 1 Muharram 1448 Hijriah Bersama Membangun Kabupaten Bogor yang Istimewa dan Gemilang”, Pemkab Bogor berharap momentum ini menjadi titik balik peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan spiritual warga.

“Harapannya tentu kita harus hidup lebih baik daripada hari kemarin. Kita ingin Kabupaten Bogor semakin rukun dan kondusif, sehingga pelayanan terbaik untuk masyarakat bisa dimudahkan. Pembangunan tidak hanya maju secara fisik, tetapi rohaninya juga semakin dewasa,” pungkas Ajat.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *