MAHAGANEWS.COM | JAKARTA – Rencana penambahan Car Free Day (CFD) pada hari Sabtu di DKI Jakarta bukan lagi sekadar wacana. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai mematangkan kajian sebelum kebijakan tersebut resmi diputuskan.
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan melibatkan berbagai pihak terkait.
Kepala Dishub DKI Jakarta, Budi Awaluddin, mengatakan FGD tersebut penting untuk menyerap aspirasi dari kelompok yang akan terdampak langsung oleh kebijakan CFD Sabtu.
“Kita akan melakukan FGD, kita akan mengundang masyarakat, pakar, akademisi, pelaku ekonomi, termasuk pelaku usaha,” ujar Budi saat dikonfirmasi, Minggu (27/9/2026).
Menurut Budi, kajian menyeluruh mutlak diperlukan. Pasalnya, hari Sabtu tidak sepenuhnya menjadi hari libur bagi warga Jakarta.
Sebagian warga masih harus bekerja, berdagang, dan menjalankan aktivitas ekonomi lainnya. Sehingga, penutupan jalan untuk CFD berpotensi mengganggu mobilitas dan roda perekonomian di sejumlah ruas jalan.
Selama ini, Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau CFD rutin digelar setiap hari Minggu. Opsi penambahan jadwal di hari Sabtu kini tengah dibahas serius oleh Pemprov DKI.
Namun, perluasan jadwal tersebut memiliki konsekuensi. Rekayasa lalu lintas dan penutupan ruas jalan harus memperhitungkan akses menuju perkantoran, pusat perdagangan, dan kawasan usaha yang masih beroperasi pada hari Sabtu.
“Dampak terhadap perkantoran, pusat perdagangan, pelaku usaha hingga mobilitas masyarakat akan menjadi bagian dari kajian,” jelas Budi.
Senada, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebelumnya menekankan perlunya pembahasan yang matang. Ia menilai CFD bukan sekadar membebaskan jalan dari kendaraan bermotor, melainkan menyangkut kepentingan publik yang lebih luas.
Mulai dari kebutuhan ruang olahraga, rekreasi, interaksi sosial, hingga keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat.
Oleh karena itu, Pemprov DKI memilih membuka ruang dialog terlebih dahulu melalui FGD. Forum tersebut akan menjadi wadah untuk mengukur dampak dan menghimpun masukan dari semua pemangku kepentingan.
Hasil dari pembahasan itu nantinya akan menjadi dasar utama untuk menentukan apakah CFD layak ditambah pada hari Sabtu atau tetap berjalan sesuai jadwal eksisting setiap hari Minggu.
“Hasil pembahasan nantinya menjadi salah satu dasar untuk menentukan apakah CFD layak ditambah pada Sabtu atau tetap berlangsung sesuai jadwal yang selama ini berjalan,” pungkas Budi.







