
MahagaNews.com (JAKARTA) — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-44 Kelurahan Pondok Kopi berlangsung meriah dengan mengusung tema “Merajut Kebersamaan”. Rangkaian acara diawali dengan lomba jalan santai antar-Rukun Warga (RW) se-Kelurahan Pondok Kopi yang digelar di Lapangan Sarana Olahraga RW 09, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (25/1/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat. Wali Kota Jakarta Timur diwakili Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Jakarta Timur, Drs. Achmad Salahudin, MSi. Hadir pula Camat Duren Sawit Kelik Sutanto, AP, MA, Lurah Pondok Kopi Sandy Adamsyah, SE, jajaran direksi RS Islam Pondok Kopi yang diwakili Dr. Nia selaku Direktur Medis dan Pelayanan serta Lilik Yuswono selaku Direktur Administrasi dan Aset, PAM Jaya Hilman, Ketua Panitia Pelaksana Bambang Setyadi.

Selain itu, tampak hadir Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kelurahan Pondok Kopi, Kasatpol PP Kecamatan Duren Sawit, Ketua Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Pondok Kopi Drs. Ega Arimurti, para ketua RW dan ketua RT se-Kelurahan Pondok Kopi.
Perayaan HUT ke-44 ini juga diramaikan dengan berbagai kegiatan sosial dan hiburan. Warga dapat menikmati aneka jajanan dari pelaku UMKM Kelurahan Pondok Kopi, layanan pengobatan gratis, pertunjukan bakat seni, serta pemberian santunan kepada anak-anak stunting di wilayah tersebut.
Lurah Pondok Kopi Sandy Alamsyah, SE mengatakan, peringatan HUT Pondok Kopi ke-44 diharapkan menjadi contoh bagi kelurahan lain di DKI Jakarta, khususnya dalam memperkenalkan sejarah wilayah kepada generasi muda.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin agar anak-anak dan generasi saat ini mengetahui sejarah terbentuknya nama kelurahan di DKI Jakarta, termasuk Pondok Kopi, yang memiliki perjalanan sejarah panjang sejak masa penjajahan Belanda hingga saat ini,” ujar Sandy.
Ia juga mengapresiasi kerja panitia dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara tersebut. Menurutnya, sejarah Pondok Kopi perlu terus dikenang agar tidak dilupakan oleh generasi penerus.
“Seperti pesan Bung Karno, jas merah, jangan sekali-kali melupakan sejarah. Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi kelurahan lain untuk menelusuri dan menjaga sejarah wilayahnya masing-masing,” kata Sandy.
Sementara itu, Ketua LMK Pondok Kopi Drs. Ega Arimurti menambahkan, peringatan HUT kelurahan yang rutin digelar setiap tahun merupakan upaya memperkuat kebersamaan warga.
“Ini adalah usaha kita bersama untuk terus menjaga kebersamaan. Dengan kebersamaan, berbagai permasalahan di lingkungan bisa kita hadapi dan selesaikan bersama,” ujarnya.
M.NUR
More Stories
Polisi Ungkap Pembunuhan Berencana Satu Keluarga di Warakas, Tiga Orang Tewas Diracun
Mahasiswa Universitas Tanri Abeng Gelar Turnamen Basket 3×3 “Commhoops” untuk Pelajar SMA/SMK
Danantara Dorong Transformasi Krakatau Steel untuk Perkuat Industri Baja Nasional