BOGOTÁ, 27 Januari 2026 – Sebuah langkah bersejarah dalam diplomasi budaya dan perdamaian global kembali terukir. Royal House Nusantara (RHN) secara resmi menandatangani Traktat Perdamaian dan Persahabatan (Treaty of Peace, Friendship, Alliance) dengan Casa Real Teocratica Romero de Gama International yang berbasis di Bogotá, Kolombia.
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berlangsung khidmat pada Senin (26/1/2026) di puncak wilayah Gran Oriente, Bogotá ini, menandai dimulainya era baru kerja sama strategis antara keraton/kerajaan dari belahan timur (Nusantara) dengan garis keturunan bangsawan Eropa dan Amerika Latin.
Kerja sama ini melibatkan tokoh-tokoh sentral dari kedua belah pihak, yakni Grand Prince Prof. Dr. Mohammad Soleh Ridwan, Ph.D dari Royal House Nusantara dan H.R.H. Archbishop Monsignor and Grand Master Andrés Romero, yang merepresentasikan garis keturunan Aragon (Spanyol), serta keterkaitan sejarah dengan Polandia dan Kolombia.

Sekretaris Jenderal Royal House Nusantara, Raden Guntur Eko Widodo, menyatakan bahwa perjanjian ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah komitmen luhur untuk merestorasi nilai-nilai leluhur di era modern.
“Tujuan utama dari traktat ini adalah memperkuat hubungan diplomatik jalur budaya, melestarikan warisan sejarah kesatria, serta mendorong pernyataan bersama tentang perdamaian dunia. Ini adalah kesaksian bahwa institusi kerajaan memiliki peran vital dalam menjembatani saling pengertian antar bangsa,” ujar Raden Guntur dalam keterangan tertulisnya.
Dalam dokumen perjanjian yang disepakati, kedua belah pihak menyetujui beberapa poin krusial, antara lain:
- Pengakuan Timbal Balik: Saling mengakui dan menghormati kedaulatan, gelar kebangsawanan, pangkat, serta status masing-masing rumah kerajaan.
- Pertukaran Budaya & Pendidikan: Dukungan terhadap inisiatif kemanusiaan, pelestarian sejarah, serta pertukaran delegasi diplomatik.
- Misi Perdamaian: Kolaborasi aktif dalam menciptakan proyek amal dan inisiatif diplomatik yang bertujuan memperkuat stabilitas global.
Perjanjian ini ditutup dengan komitmen spiritual yang kuat, mendedikasikan misi persaudaraan ini kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral dalam setiap tindakan seremonial maupun sosial yang akan dilakukan ke depannya.
Prosesi penandatanganan dilakukan dan disahkan secara langsung oleh para petinggi kedua belah pihak:
- Grand Prince Prof. Dr. Mohammad Soleh Ridwan, Ph.D (Royal House Nusantara)
- H.R.H. Archbishop Monsignor and Grand Master Andrés Romero (Casa Real Teocratica Romero de Gama)
- S.A.R. Excmo. Don Erick Jhovanny Flores Alvarez
- Raden Guntur Eko Widodo (Secretary General RHN)
Dengan adanya aliansi strategis ini, Royal House Nusantara kian mengukuhkan posisinya di kancah internasional sebagai penjaga marwah budaya Nusantara yang mampu bersinergi dengan entitas kerajaan global.
(Redaksi/Tim)
More Stories
Eks Kapolres Bima Kota Jadi Tersangka Narkoba, Polri Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Oknum Internal
Pegadaian Berhasil Meraih Penghargaan Internasional Atas Komitmen Berikan Solusi Pendanaan
Arahan Presiden Bangkitkan Ekonomi Nelayan, Agrinas Jaladri Jadi Jangkar Ekosistem Bisnis Maritim