Tangerang, 3 April 2025 – Pada hari ini, Bandara Soekarno-Hatta menjadi saksi keberangkatan dua grup jamaah umroh yang penuh semangat dan harapan. Sebanyak 48 jamaah yang terdiri dari dua kelompok berbeda memulai perjalanan mereka menuju Tanah Suci. Grup pertama yang berjumlah 28 orang mengikuti program umroh 9 hari, sementara grup kedua yang terdiri dari 20 orang menjalankan program umroh 12 hari. Keberangkatan ini adalah bagian dari perjalanan spiritual yang diharapkan membawa kedamaian hati dan berkah bagi setiap jamaah.
H Engkus Kusnadi, pemimpin penyelenggara keberangkatan, menyampaikan sambutannya dengan penuh rasa syukur. Ia menekankan pentingnya menjaga niat yang tulus selama ibadah. “Keberangkatan hari ini adalah sebuah perjalanan yang penuh makna. Kami berharap setiap jamaah dapat menjalankan ibadah dengan penuh khusyuk, baik di Mekkah maupun Madinah,” katanya.
Sebagai Tour Leader untuk rombongan 28 jamaah, Ustadah Hj Heni memberikan pesan penting bagi para jamaah. “Ingat, perjalanan ini adalah perjalanan spiritual. Bersiaplah untuk menghadapi tantangan, baik fisik maupun mental. Dengan niat yang baik, insya Allah perjalanan ini akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan,” ujarnya.

Namun, keberangkatan rombongan hari ini tidak hanya melibatkan Ustadah Hj Heni. Ustad Nur Akbar, yang menjadi Tour Leader untuk rombongan grup kedua yang berjumlah 20 jamaah dengan program 12 hari, juga menyampaikan sambutannya. Dalam kesempatan ini, Ustad Nur Akbar memberikan pesan yang penuh hikmah kepada para jamaah yang akan menjalankan ibadah umroh selama 12 hari di Tanah Suci.
Ustad Nur Akbar yang memimpin grup kedua, menyampaikan pesan yang dalam dan penuh kebijaksanaan mengenai makna ibadah umroh yang akan dijalani oleh para jamaah. “Umroh adalah perjalanan spiritual yang tidak hanya menguji fisik, tetapi juga menguji ketulusan hati kita dalam beribadah. Selama 12 hari di Tanah Suci, kita akan merasakan kedekatan dengan Allah SWT yang mungkin tidak kita rasakan sebelumnya di dunia ini. Oleh karena itu, penting untuk mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, baik dari segi niat maupun kesiapan fisik,” ujarnya dengan penuh keyakinan.
Ustad Nur Akbar menekankan kepada para jamaah bahwa perjalanan ini bukan hanya sekedar ritual yang harus dijalankan, tetapi sebuah kesempatan untuk membersihkan diri, baik secara lahiriah maupun batiniah. “Selama di Tanah Suci, kita akan diberikan kesempatan untuk memperbaharui diri. Untuk itu, kita harus memanfaatkan setiap detik yang ada untuk beribadah, bermunajat, dan mendekatkan diri kepada Allah dengan segenap hati,” lanjutnya.
Beliau juga mengingatkan jamaah untuk menjaga kebersamaan dalam kelompok dan saling membantu satu sama lain. “Perjalanan umroh ini akan lebih bermakna jika kita saling menjaga dan mendukung satu sama lain. Tidak hanya dalam hal fisik, tetapi juga dalam hal semangat dan niat. Ingat, kita adalah satu jamaah yang memiliki tujuan yang sama, yaitu mendapatkan ridha dan ampunan Allah SWT,” ujar Ustad Nur Akbar.
Persiapan Mental dan Fisik
Selanjutnya, Ustad Nur Akbar mengingatkan para jamaah untuk mempersiapkan diri dengan baik, baik secara mental maupun fisik. “Sebagai persiapan, kita harus menjaga kesehatan tubuh dan kebugaran jasmani, karena ibadah umroh membutuhkan stamina yang cukup. Selain itu, mental kita juga harus siap untuk menghadapi berbagai ujian di Tanah Suci, baik berupa tantangan fisik, kondisi cuaca, ataupun kesulitan dalam melaksanakan ibadah,” tambahnya.
Ustad Nur Akbar juga mengingatkan bahwa selama berada di Tanah Suci, jamaah akan menghadapi situasi yang berbeda dari kehidupan sehari-hari. “Di sana, kita akan merasakan suasana yang sangat berbeda, dengan cuaca yang panas dan padatnya aktivitas. Oleh karena itu, penting untuk tetap sabar dan menjaga fokus dalam beribadah,” katanya dengan bijak.
Dalam sambutannya, Ustad Nur Akbar menegaskan bahwa setiap langkah yang diambil di Tanah Suci harus dilandasi dengan niat yang ikhlas. “Ibadah kita adalah untuk Allah SWT. Oleh karena itu, marilah kita laksanakan umroh ini dengan hati yang bersih, tanpa ada niat yang lain selain untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Semoga segala doa dan harapan kita di sana dikabulkan,” tutur beliau.
Di akhir sambutannya, Ustad Nur Akbar menyampaikan doa kepada para jamaah yang akan berangkat. “Semoga Allah SWT memudahkan perjalanan kita, memberikan kesehatan, dan menerima setiap ibadah yang kita lakukan. Kami berdoa agar para jamaah selalu diberi kemudahan, dijauhkan dari segala kesulitan, dan bisa kembali dengan membawa keberkahan yang tak ternilai harganya,” doa Ustad Nur Akbar.
Para jamaah yang mendengarkan sambutan ini terlihat terharu dan penuh semangat untuk memulai perjalanan mereka. Banyak dari mereka yang merasa terinspirasi oleh pesan-pesan bijak dari Tour Leader mereka dan bertekad untuk menjalani ibadah umroh dengan sepenuh hati.
Keberangkatan rombongan jamaah umroh ini berlangsung dengan tertib dan lancar. Setelah menyelesaikan proses check-in dan pemeriksaan di Bandara Soekarno-Hatta, para jamaah terlihat penuh semangat dan tidak sabar untuk memulai perjalanan spiritual mereka. Rombongan jamaah umroh ini dijadwalkan terbang menuju Arab Saudi melalui penerbangan langsung, dengan pengawalan dari pihak penyelenggara serta petugas bandara.
Setelah seluruh proses administrasi selesai, jamaah diberangkatkan menuju Tanah Suci dengan rasa syukur dan harapan besar untuk mendapatkan keberkahan dan kesuksesan dalam ibadah mereka. Keluarga dan kerabat yang hadir di bandara mengantarkan mereka dengan doa dan harapan agar perjalanan ini dilancarkan dan ibadah yang dilakukan diterima oleh Allah SWT.
Para keluarga jamaah yang mengantarkan mereka di bandara juga menyampaikan doa tulus agar ibadah para jamaah berjalan lancar. Mereka berharap agar para jamaah selalu dilindungi, dijaga kesehatannya, dan kembali dengan hati yang bersih serta mendapatkan ampunan dari Allah SWT.(bay)
More Stories
Menjemput Hidayah di Lintasan Bahasa: Refleksi Nuzulul Qur’an 1447 H Bersama Dr. Firdaus Turmudzi
Program MPL Ramadan 1447 H, Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Bagikan Iftar dan Takjil
Kodim 0502/Jakarta Utara Gelar Pelatihan Pengoperasian Water Tank TNI ADA