Kembali “Kejari Bengkalis “Usut Tuntas Tersangka Dana Hibah Koni Tahun 2019

MahagaNews.com
Rabu (28 Juli 2021 )
10.15 WIB

Bengkalis-Kejaksaan Negeri Menetapkan Satu Tersangka dalam kasus dugaan Korupsi dana hibah di KONI Bengkalis Tahun 2019.
Tersangka tersebut adalah Ketua Cabor PABBSI Dengan Inisial (DY).

Bahwa setelah Melakukan rangkaian Penyidikan dan Setelah Melakukan Gelar Perkara Penyidik tindak Pidana Khusus Kajari Bengkalis, Berdasarkan alat bukti yang Sah Menetapkan Saudara (DY) Selaku Ketua PABBSI Sebagai Tersangka, “Ucap Kepala Kajari Bengkalis, Nanik Khushartanti di dampingi Kasi Pidsus, ‘Juprizal, Kasi Intel, “Isnan dan Kasi BB, Doli Novaisal Saat Press release Rabu (28Juli 2021).

Menurut Nanik, Tahun 2019 cabang olah raga PABBSI Yang Mendapatkan Suntikan DAna Hibah Dari KONI Bengkalis Sebesar Rp 326.200.000.Anggaran Tersebut Di terima Dengan Dua Tahap.

Tahap Pertama, Pada Bulan Juni 2019 Sebesar Rp 177.000.000 dan
Tahap Kedua Pada Desember Rp 149.200.000

Kemudian dana hibah yang telah diterima tersebut tidak sesuai dengan Peruntukan Sebagaimana Mestinya Sesuai NPHD,,
Melainkan dana yang telah di terima oleh tersangka ,Dana tersebut digunakan untuk Kepentingan Pribadi tersangka.

Untuk Menutupi Perbuatannya, Tersangka Membuat SPJ Fiktif.. Terang Nanik. Disebutkan, akibat perbuatan tersangka menimbulkan kerugian negara sebesar Rp 226.864.371. Tersangka hingga saat ini masih mangkir dalam pemeriksaan lanjutan di Kejaksaan Bengkalis.

“Tersangka ini sudah kita panggil sebagai saksi namun mangkir. Setelah penetapan ini kita kembali akan melakukan pemanggilan terhadap tersangka,” tegasnya.

Terus Lakukan Pengembangan
“Kepala Seksi Pidsus Kejari Bengkalis Juprizal menegaskan akan terus melakukan pengembangan dalam pengusutan pada kasus dugaan korupsi dana hibah KONI Bengkalis.

Menurut Juprizal, penyidikan kasus KONI dilakukan pihaknya sejak bulan Februari 2021. Ia menegaskan tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain.

“Tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain. Kita akan terus melakukan pengembangan,” sebutnya.

Dalam temuan di cabor PABBSI, Juprizal mengaku telah melakukan pemeriksaan sebanyak 20 orang saksi termasuk para atlet.TegasNya

(J. N)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *