Antisipasi Kemacetan Jalur Berastagi-Medan, Polres Tanah Karo Sosialisasi Kamseltibcarlantas Bersama Pihak Terkait

Ket foto : Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo Indriono SH, S.I.K (tengah) Buka kegiatan sosialisasi KAMSELTIBCARLANTAS.

Tanah Karo | Atasi permasalahan terkait kemacetan yang kerap terjadi di jalur lintas Berastagi -Medan khususnya dihari-hari libur dan akhir pekan. Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo Indriono SH. S.I.K membuka pelaksanaan Kegiatan Sosialisasi Kamseltibcarlantas. Jumat, (02/07/2021) pukul 10 : 30 Wib bertempat di Gedung Aula Purpur Sage Mapolres Tanah Karo.

Kegiatan sosialisasi Kamseltibcarlantas turut dihadiri para mandor bus Murni, Sutra, Almasar, Sibayak dan Kama,  perwakilan pengemudi bus trayek Medan – Berastagi, Kabag Ops Polres Tanah Karo KOMPOL Dearma Munthe S.H,  Kapolsekta Berastagi KOMPOL L. Marpaung, Kapolsek Tiga Panah AKP H. Sihotang, S.H, Kasat Lantas Polres Tanah Karo AKP Ita Lestari Br Ginting S.I.K, M.Si, Kasat Sabhara Polres Tanah Karo AKP Endha Tarigan S.H, Para Personil Sat Lantas Polres Tanah Karo, Kadishub Karo diwakili Kasi Gema PS. Ginting dan Kasat Pol PP Karo yang diwakili oleh Kabid Tibum M.Cerah. 

Ket Foto : Acara Sosialisasi KAMSELTIBCARLANTAS

Pada sambutannya Kapolres Tanah Karo mengucapkan terimakasih atas kedatangan para peserta kegiatan sosialisasi Kamseltibcar Lantas yang telah bersedia untuk hadir. Adapun maksud dan tujuan diadakannya sosialisasi ini adalah mencari solusi bersama sebagai upaya meminimalisir kemacetan yang sering terjadi di Kab.Karo di hari libur terkhusus di jalur lintas Berastagi-Medan. Terangnya

Masih menurut Kapolres, pihaknya mengatakan, “untuk diketahui bahwa kemacetan di Berastagi sudah sudah sangat sering terjadi pada hari libur weekend dan hari libur Nasional. Dalam hal ini saya berharap agar rekan-rekan mandor bus angkutan umum dapat memberikan arahan ke masing masing Supirnya,” Ujar Yustinus

“Mohon ditegaskan untuk taat aturan berlalu lintas, budayakan antri dan tertib dalam berlalu lintas. Karna sering ditemukan dilapangan, kendaraan bus angkutan umum yang sebenarnya sudah tidak layak jalan dan terhenti di tengah jalan akibat adanya kerusakan, sehingga kerap mengakibatkan terjadinya kemacetan,” Ungkap Kapolres

Dirinya menegaskan, “kepada rekan Dishub Karo, terkait ijin trayek, kelayakan angkutan umum (KIR) agar ditertibkan. Mohon ditegaskan bila ada bus angkutan yang tidak layak jalan agar tidak diizinkan beroperasi. Serta analisa kantung parkir di jalan protokol, jangan sampai membuat kemacetan panjang,” Terang Akbp Yustinus

“Terlebih terhadap para pedagang kaki lima yang berjualan di badan jalan berastagi, juga sangat berpengaruh terjadinya kemacetan Berastagi. Untuk itu kami harapkan kerja sama instansi terkait dalam hal ini Satpol PP untuk menertibkan pedagang di Berastagi yang berjualan di badan jalan. Kepada Personil Lalu Lintas  laksanakan tindakan tilang, bagi pengendara Bus Angkutan Umum ataupun pribadi yang melanggar aturan lalu lintas sehingga kerap juga membuat kemacetan. Tapi ingat disini saya tegaskan jangan ada pungutan liar(pungli), laksanakan tindakan penilangan sesuai aturan,” Tegas Kapolres

Masih menurut Kapolres Tanah Karo, bahwa, “kemacetan di wilayah kita, dapat kita atasi apabila kita bekerja sama dengan baik, mari bersama kita menjaga nama baik Kab. Karo ini yang dikenal sebagai daerah destinasi wisata yang tertib, lancar dan nyaman untuk dikunjungi para wisatawan.” Pungkasnya

Ditempat yang sama saat diadakan sesi diskusi dan tanya jawab yang dipimpin oleh Kabag Ops Kompol Dearma Munte mendapatkan kesimpulan bahwasanya,  Kepada Instansi Dishub Karo agar laksanakan penertiban parkir dan tukang parkir, di sepanjang Jalan Jamin Ginting Berastagi s/d Penatapan Bakaran Jagung,” 

“Turunkan personil untuk pengaturan lalu lintas khususnya Sabtu dan Minggu di titik rawan kemacetan Lalu Lintas. Kepada Instansi SatPol PP Karo agar melaksanakan penertiban pedagang kaki lima yang berjualan di badan jalan khususnya di jalan Protokol Berastagi dan kepada para mandor Bus Angkutan Umum Trayek Berastagi-Medan. Agar himbauan ini dapat disampaikan kepada supir bus untuk taat berlalu lintas, dengan tetap mengedepankan budaya antri disaat kemacetan dan tidak menerobos arus melawan arah. Disampaikan kepada Supir untuk tidak menunggu penumpang/mengetem di Tugu Juang Berastagi.” Beber Kabag Ops Kompol Dearma Munte.

(Daris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *