7 Bal Ganja dan 5 Bungkus Sabu Berhasil Digagalkan Masuk Lapas Kelas II A Pematangsiantar

Ket foto : 7(tujuh) bal besar diduga narkoba jenis ganja dan 5 bungkusan plastik klip ukuran besar diduga narkoba jenis Shabu berhasil digagalkan masuk ke Lapas Kelas IIa Siantar.

SIMALUNGUN | Sebanyak 7(tujuh) bal besar diduga narkoba jenis ganja dan 5 bungkusan plastik klip ukuran besar diduga narkoba jenis Shabu berhasil digagalkan masuk ke Lapas Kelas IIa Siantar.

Informasi dihimpun, tepat Selasa (20/07/2021) sekira pukul 05.30 wib, petugas Pos Menara .an Taufiq Sipayung mendengar ada suara mencurigakan dari seputaran tembok Lapas.

Taufiq Sipayung pun langsung memantau di sekitaran Pos Menara. Ketika disenter dari atas menara ada seperti barang mencurigakan yaitu plastik kresek berwarna biru.

Petugas pos menara tersebut segera melaporkan temuan itu kepada komandan Regu Jaga Juyandri Saragih. Kemudian berupaya menyenter ke arah luar tembok, namun karena situasi di luar tembok kurang pencahayaan pelaku pelemparan tersebut tidak terlihat.

Laporan tersebut pun langsung direspon cepat oleh Komandan Regu Jaga dan segera melaporkan hal tersebut kepada Ka.Kplp Sahat Bangun dan Kalapas Rudy Fernando Sianturi.

Setelah informasi didapat, Kalapas memberi arahan agar kejadian tersebut dipantau untuk menemukan siapa yang akan menjemput barang mencurigakan tersebut. Namun sampai pukul 10.00 wib, tidak ada yang menyentuh barang mencurigakan tersebut dan kemudian kalapas memerintahkan agar segera dilaporkan ke Sat Narkoba Polres Simalungun.

Sekitar pukul 14.00 wib, team Sat Narkoba Polres Simalungun masuk ke lapas yakni Aipda Ahmad Sopawi dan team segera melihat langsung ke lokasi penemuan barang mencurigakan tersebut.

Temuan tersebut langsung dibuka bungkusan yang berisi 7 bal besar diduga narkoba jenis Ganja dan 5 bungkusan plastik klip ukuran besar diduga narkoba jenis sabu. Selanjutnya segera diamankan dan dibawa ke Mapolres Simalungun guna dilakukan penyelidikan.

Kalapas Kelas IIA Pematangsiantar Rudi Fernando Sianturi menerangkan, kejadian tersebut merupakan untuk yang kedua kalinya berhasil melakukan pencegahan masuknya Narkoba ke dalam Lapas.

Namun dikatakan Kalapas, sangat disayangkan belum bisa mengetahui kepada siapa barang tersebut akan dituju dan siapa pelaku pelemparan tersebut.

Berdasarkan arahan dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan dan Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Sumut agar memperketat setiap pengawasan, penggeledahan dan pemeriksaan barang dan orang yang akan lewat P2U di setiap lapas.

“Maka saya memberi penguatan dan perintah kepada petugas Pengamanan khususnya kepada petugas Pintu utama (P2U) agar lebih meningkatkan pemeriksaan dan penggeledahan, kemudian hal itu pun disadari oleh oknum yang belum diketahui tersebut sehingga melakukan upaya memasukan narkoba dengan cara pelemparan tersebut,” katanya.

Hal ini dikatakan Kalapas merupakan wujud keseriusan Lapas Kelas II A Pematangsiantar dalam BERSINAR (Bersih dari Narkoba), mewujudkan zona integritas dan wilayah menuju WBK dan WBBM. Pungkasnya
(Syafriandi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *