Proyek Multiyears Tidak Sesuai Spek, PUPR Aceh Bungkam

Mahaganews.com || Bener Meriah (Aceh) – Proyek multiyears pembangunan jalan Samarkilang – Pondok Baru Kabupaten Bener Meriah kembali disorot oleh aktivis dan wartawan, diduga tidak sesuai spek dan menggunakan material batu gunung bekas longsoran untuk pengerjaan penimbunan badan jalan tersebut.

Proyek multiyears yang menelan anggaran Rp. 228.228.000,- tersebut, sebelumnya dimenangkan oleh PT. Galih Medan Persada (GMP). Humas Perusahaan, Roni, mengaku material yang dituding tidak sesuai spek itu telah melalui uji laboratorium dan mereka mengklaim telah sesuai spek.

Bahkan, uji laboratoriumnya itu dikeluarkan langsung oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh. Secara otomatis, penggunaan material bekas longsoran yang ada di Kilometer (Km) 29, dan perbatasan Kampung Mesidah tersebut telah direstui oleh pihak dinas.

Roni mengatakan material tersebut digunakan hanya untuk pembentukan badan jalan sekaligus menimbun sebagian badan jalan yang lincin, agar masyarakat dapat melintasi jalan tersebut dengan aman.

“Sudah beberapa kali longsor, bahkan menutupi badan jalan. Jadi, pihak pekerjaan umum provinsi meminta kepada pihak rekanan, agar membersihkan material yang menutupi badan jalan supaya masyarakat dapat melintas. Jadi, timbunan longsor itu kami manfaatkan untuk menimbun badan jalan yang lincin,” ujar nya.

Selanjutnya, timbunan tersebut nantinya ditimpa oleh material lain yang harus memiliki izin galian C.

“Intinya material longsoran itu tidak masuk dalam item pekerjaan dan tidak dibayar,” sebut Roni.

Ia menambahkan, pihak perusahaan juga nantinya akan melibatkan masyarakat setempat untuk berperan dalam kegiatan tersebut.

“Begitu juga, untuk pengangkut material, kita akan melibatkan mobil dumtruk yang ada di Kabupaten Bener Meriah, melalui satu pintu yakni organda setempat,” timpal nya.

Tak sampai disitu, awak media inipun mencoba kembali menghubungi via celuller dan Whats App, namun Mawardi tidak merespon pesan dari pada awak wartawan tersebut sehingga pemberitaan inipun berlanjut. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *