Ribuan izin Galian C Mangkrak di ESDM Minerba di Demo Laskar Rakyat Jokowi

Mahaganews.com Jakarta – Laskar Rakyat Jokowi melakukan Orasi massa di depan kantor Kementerian ESDM dan kantor Dirjen Mineral dan Batubara, massa Laskar Rakyat Jokowi berjumlah puluhan menuntut Pengurusan izin IUP Tanah Tambang Urug dan Batuan, Mandek kini pembangunan
terancam mangkrak, pada hari Kamis, 27/05/2021.

Johanes KK menyatakan Program pembangunan Infrastruktur yang sedang giat giatnya dibangun oleh Jokowi terancam mangkrak .

Hal ini menurutnya adalah dikarenakan sejak sejak diberlakukannya UU no 3 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Undang Undang no 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

Maka pengurusan izin tambang galian C ( sekarang IUP Tanah Tambang Urug dan Batuan ) yang dahulu cukup diurus di daerah dipindahkan kewenangannya kepada pusat( Kementerian ESDM cq
Dirjen Minerba ) ucapnya.

Lanjutnya, Menurut laporan yang diterima LRJ , dimana seluruh pemilik izin Tambang Galian C yang sebelumnya izinnya diterbitkan oleh Pemda, diwajibkan 6 ( enam ) bulan sejak UU tersebut
diundangkan harus beralih perizinannya menjadi IUP Tanah Tambang Uruk dan Batuan yang dikeluarkan oleh Kementerian ESDM , berarti mulai tanggal 1 Januari 2021 .

Namun sangat miris sampai dengan hari ini belum ada satupun IUP Tanah Tambang Uruk dan Batuan yang diterbitkan
oleh kementerian ESDM. Padahal proses pengurusan perizinannya ada yang sudah berjalan hampir setengah tahun.

Sungguh sangat berbeda ketika izin tersebut masih dikelola dan diterbitkan oleh pemerintah
provinsi di masing masing daerah pengurusannya hanya memakan waktu tidak lebih dari dua bulan
izin sudah diterbitkan tanpa ada kendala yang berarti.

Program Bapak presiden Jokowi yang selalu didengungkan adalah bahwa beliau akan memangkas jalur birokrasi dan mempermudah proses perizinan yang berliku liku yang selama ini
mengakibatkan ekonomi biaya tinggi dan high risk economy atau dengan kata lain program beliau adalah melakukan debirokratisasi sehingga mempercepat, mempermudah dan mendorong iklim
berusaha yang semakin baik untuk menciptakan percepatan dan pertumbuhan ekonomi.

Mandeknya proses perizinan IUP Tanah Tambang Urug dan Batuan ini telah menciptakan keresahan dikalangan pengusaha karena mereka takut petugas di daerah akan menghentikan usaha
pertambangan mereka yang lagi berjalan , bahkan tidak jarang petugas dari kepolisian dapat bertindak tegas dengan menahan semua alat alat berat jika ditemukan adanya usaha pertambangan yang tidak mempunyai izin.

Atau seperti biasa di lapangan jika petugas mengetahui adanya permasalahan tentang perizinan
selalu saja ada yang dapat dipermasalahkan sehingga berjalannya usaha tambang menjadi jenis
usaha yang high cost dan tidak ada kepastian berusaha yang menjadi dambaan setiap pengusaha.

Hal ini dibiarkan berkelanjutan pihak pengusaha yang melaporkan nasibnya kepada Laskar Rakyat Jokowi menyatakan tidak lama lagi mau tidak mau akan menghentikan kegiatan usahanya.

Galian C seperti selama ini yang kita kenal adalah tambang yang memproduksi material strategis untuk berbagai bahan bahan bangunan seperti tanah urug, batu
kelapa , batu mangga, batu guli A ,batu guli B berbagai jenis pasir dimana material tersebut merupakan bahan utama untuk pembangunan jalan, baik jalan kabupaten, jalan provinsi , negara dan jalan tol.

Begitu juga untuk pembangunan infrastruktur lain seperti jembatan, pelabuhan
dan bangunan bangunan startegis lain.
Kita dapat memastikan jika usaha pertambangan tanah urug dan batuan semua tiba tiba berhenti
akan terjadi cheos ekonomi ataupun distorsi ekonomi yang berantai seperti PHK pekerja tambang,
PHK pekerja angkutan tambang, ambruknya bisnis transportasi , PHK pekerja bangunan hingga
mandeknya program infra struktur – jalan kabupaten, provinsi dan negara, jalan tol, pelabuhan, lapangan terbang dll.

Pada aksi tersebut, Direktorat Jendral Kememtrian ESDM Ridwan Djamaluddin menyambut baik Kedatangan Laskar Rakyat Jokowi yang di wakili oleh
Drs.Johanes KK (Wakil Ketua LRJ),
M.Yusus Monang Sianturi (Wakil Sekjen LRJ), Rasyid (Dansatgas LRJ).

Beliau mengatakan akan segera menyelesaikan terkait masala ijin Galian C, Tutur Direktorat ESDM

Untuk itu maka Laskar Rakyat jokowi melakukan aksi massa ini untuk menjadi warning bagi pejabat yang berwenang di kementerian ESDM maupun pembuat kebijakan agar menjadi perhatian
dan bersama sama dengan segera mencari solusi agar permaslahan madegnya proses izin IUP tanah tambang urug dan batuan tersebut dapat segera diterbitkan.

Dan jika kementerian ESDM tidak sanggup untuk menerbitkan izin lebih cepat dari yang pernah dilakukan daerah, atau paling tidak sama waktu. Jika sama waktu pun tidak bisa seperti yang terjadi
sekarang ini , maka demi tidak terganggunya iklim berusaha dan iklim pembangunan di Indonesia
wewenang penerbitan izin galian C seperti semula kami sarankan supaya dikembalikan saja ke
daerah, pungkas Johanes KK.

( Repoerter : Janri Ginting )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *