Tak Mau Dajak Rujuk, Sianipar Tikam Istrinya Hingga Kritis Di Rumah Sakit Adam Malik Medan

Ket Foto : Halimah Beru Pinem (28) Korban tindak kekerasan sedang jalani perawatan di RS U Adam Malik yang dilakukan oleh Edi Sianipar (33) tersangka yang tak lain adalah suaminya sendiri .

Medan-Mahaganews.com| Edi Sianipar (33) warga Jalan Tanjung Selamat, Gang Nusantara Ujung, Desa Tanjung Anom akhirnya ditangkap petugas Unit Reskrim Polsek Delitua usai menikam istrinya.


“Edi nekat melakukan aksinya karena istrinya Halimah Boru Pinem (28) tak mau diajak rujuk. Bahkan, tersangka melakukan penganiaya di rumah kontrakan (kos-red) korban (Halimah) di Jalan Stela Raya, Kelurahan Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, Sabtu (17/04/21) sore kemarin.


Hal itu dibenarkan Kapolsek Delitua, AKP Zulkifli Harahap, kepada wartawan, Minggu (18/04/21) siang.

”Ya, personel kita mengamankan seorang pria karena diduga menikam istrinya,” ujar kapolsek.
Motif dari kejadian itu sebut Zulkifli, dikarenakan korban menolak untuk diajak rujuk.”Sebelumnya mereka pisah ranjang,” ungkapnya.


Akibat penikaman tersebut, korban harus dirawat dirumah Sakit Adam Malik Medan, di Ruangan UGD karena mengalami luka robek di lengan sebelah kanan dan mengalami luka tusuk dibawah dada sebelah kiri.


“Tersangka ditangkap beserta dengan barang bukti sebilah pisau yang dipakainya untuk melakukan aksinya itu,” ungkapnya.


Kepada petugas, tersangka mengaku nekat nikam istrinya Karena tidak terima pisah ranjang.
Perbuatan tersangka sudah direncanakan dengan membeli sebilah pisau di salah satu swalayan dan mendatangi istrinya ke tempat kosnya di Jalan Stela Raya, dan mengajak rujuk dan balik ke rumah.


“Namun korban menolak dan tidak mau balik ke rumah sehingga tersangka emosi dan langsung menikam korban hingga korban pingsang dengan beberapa lula sabetan senjata tajam (sajam) jenis pisau, Tersangka dipersangkakan melanggar pasal 351 KUHPidana,” cetus AKP Zulkifli Harahap.

(SAS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *