Seorang Mahasiswi Warga Desa Aji Julu Tewas Dianiaya, Motif Pembunuhan Belum Diketahui

Tanah Karo | Belum diketahui pasti motif apa yang membuat pelaku hingga tega menganiaya  korban a.n Aydillah Safitri Br Surbakti (22) Agama Islam, Mahasiswa, Warga Desa Aji Julu, Kec.Tigapanah, Kab.Karo, Prov.Sumut. Jumat, (9/4/2021) pukul 21 : 00 Wib

Dugaan sementara korban tewas akibat luka tusuk didada, punggung sebelah kanan dan lengan dengan menggunakan sebilah pisau yang ujungnya dan gagangnya runcing, dengan panjang sekira 30 (tiga puluh) cm.

Hal itu diungkap pelapor a.n Riski Hidayat (29) Wiraswasta, Gg. Karya Desa Rumah Berastagi Kabupaten Karo/ Desa Aji Julu Kecamatan Tigapanah Kabupaten Karo. Dihadapan personil Polsek Tigapanah

Adapun kronologi kejadian menurut keterangan Pelapor awalnya dirinya (pelapor) ditelepon oleh adik kandungnya bernama Dinda Azhari br Surbakti yang menerangkan bahwa korban ditusuk oleh orang lain dan telah dibawa ke Rumah Sakit Efarina Etaham Berastagi.

Saat itu Pelapor langsung ke Rumah Sakit Efarina Etaham Berastagi, sesampainya di Rumah Sakit tersebut ia (pelapor) melihat korban sedang mendapat perawatan oleh Dokter dan perawat diruang IGD.

 Sementara kondisi korban saat itu dalam keadaan sesak dan tidak sadar diduga akibat luka tusuk di bagian dada, lengan dan punggung sebelah kanan yang dialami korban. Berkisar 30 (tiga puluh) menit kemudian Dokter menerangkan dan menyatakan bahwa korban Aydilla Safitri br Surbakti telah meninggal dunia.

Masih menurut Pelapor mengatakan bahwa ia mendengar dari keterangan ibu kandungnya  bahwa korban sebelumnya masih sempat datang sendiri ke rumah di Desa Aji Julu Kecamatan Tigapanah Kabupaten Karo tepatnya di simpang Proyek Tirtanadi dengan mengendarai Sepeda Motor Honda Vario BK 2231 SAG, saat itu korban  a.n Aydilla Saftri br Surbakti sempat menerangkan kepada ibu Pelapor bahwa ia ditusuk oleh orang lain, dan memperlihatkan dari dadanya telah mengeluarkan darah.

Atas kejadian tersebut korban Aydilla Safitri br Surbakti dibawa oleh Lukman Nul Hakim dan Putra ke Rumah Sakit Efarina Etaham Berastagi dengan harapan agar korban masih bisa diselamatkan, namun akibat luka tusuk yang diderita korban cukup parah sehingga nyawa korban pun tak terselamatkan. Ujar Risky

Turut sebagai saksi pada saat kejadian Suminem (51), Lukman Nul Hakim (49), Putra (35), ketiga warga Desa Aji Julu Kecamatan Tigapanah Kabupaten Karo.

Saat ini kasus dugaan pembunuhan dan penganiayaan  telah ditangani Satreskrim Polres tanah karo dan sedang dalam tahap lidik, namun hingga saat ini belum diketahui pasti penyebab terjadinya tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa seorang mahasiswi tersebut.

(Daris Kaban)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *