Saung Kolosal Soneta Yang Terletak di Cimakirin Desa Tajur Kec. Citeureup Bogor Gelar live musik Dibulan Suci Ramadhan Langgar Prokes

Mahaganews.com – Bogor.Keberadaan life musik Dibulan Suci Ramadhan sangat mengganggu warga sekitar , salah satu warga lingkungan RT 004/01 Ummi saat diwawancarai media mahaganews.com mengatakan terusik dengan suara musik yang keras , terlebih Dibulan suci ramadhan seharusnya sebagai umat muslim bulan suci ramadhan adalah bulan ibadah ,semua amalan ibadah dilipatkan gandakan oleh Alloh SWT, bukan dengan life musik” ucapnya.

Kepala Desa Tajur Ade Safrudin beserta Ketua MUI, Babinsa,kasatgas dan Ketua RW 04
saat menghentikan life musik di saung kolosal Soneta milik H.Bedi

Saat diwawancaraiH. Bedi Irama selaku pemilik tempat saung kolosal Soneta mengatakan ” saung ini dibuat dan didirikan untuk warga sekitar , untuk pemberdayaan agar dapat dimanfaatkan oleh warga dan untuk warga, siapapun di sini yang mau jualan kuliner tidak di kenakan sewa tempat karena saya semata bukan untuk bisnis ungkap, H deby irama selaku owner.

Ditanya soal life musik ini Bebi menambahkan acara ini sebagai wadah seni untuk menghibur para pengunjung saung kolosal Soneta ditanya protokol kesehatan “saya selalu menghimbau untuk menjaga jarak dan memakai masker.

Ade Safrudin, SH bersama Sekdes Dino, Ketua MUI Drs.Enjam Sulaeman dan Samroni SH.I, Babinsa Dedi, Kasatgas Oyib Berserta RW 004 Dawang saat mendatangi Saung Kolosal Soneta atas dasar laporan warga yang merasa terganggu dengan keberaadaan Life Musik

Ade menghimbau kepada Owner Saung untuk menghentikan acara life musik Karena menggangu warga sekitar terlebih Dibulan Suci Ramadhan, selaku Satgas Covid 19 desa tajur sangat menyayangkan sekali adanya berkerumun banyak orang akan berpotensi terpaparnya virus covid 19 ” Bupati memperpanjang PPKM yang sampai dengan tanggal 3 Mei 2021 harus ditaati oleh masyarakat” tuturnya.

Disinggung soal ijin saung kuliner ini Ade mengatakan kami selaku kepala desa tidak melarang dan tidak mengijinkan adanya Saung ini, inikan tanah yayasan ( PT TBU_red) bukan tanah saya atau desa, kalau saya ijinkan nanti saya salah atau melarang bukan ranah saya hanya saja kebetualan lokasi berada di desa tajur” tambahnya.

Saat berita ini ditaekan kegiatan berhenti pukul 23.00 Wib ( setedi Bangun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *