Ketua DPD Walantara Berharap Kapolda SU Tindak Tegas Truk Berat Muatan Kayu Penyebab Kemacetan Jalur Lintas Medan – Tanah Karo

Tanah Karo | Terkait insident terbaliknya satu unit truk bermuatan kayu gelondongan, diperkirakan 8 jam arus lalulintas di Jalan lintas Medan – Berastagi tepatnya di Desa bandar baru, Kab. Deliserdang, Prov.Sumut alami lumpuh total dengan intensitas kemacetan capai hingga 10 Km. Sabtu, (3/4/2021) 

Ditafsir jumlah kerugian yang dialami masyarakat pengguna jalan berkisar Milyaran rupiah, selain rugi bahan bakar minyak kenderaan kerugian juga dirasakan bagi warga yang gagal teak off di bandara KNIA dan tak sedikit warga yang ingin menghabiskan waktu liburnya dihotel kawasan berastagi, danau toba sekitarnya dan lain-lain gagal total dampak dari kemacetan tersebut.

Kejadian seperti ini bukan yang pertama kalinya, melainkan sudah sering dan tak jarang terjadi di jalan lintas tanah karo – medan. Sudah bukan rahasia umum kemacetan ini disebabkan beberapa faktor diantaranya situasi jalan yang banyak berlobang, volume ruas jalan yang sempit, berkelok dan banyaknya truk berat yang rusak diduga melebihi tonase ditambah kondisi truk yang sudah tak layak oprasi namun masih saja dipaksa mengangkut beban yang berat sehingga tidak sesuai dengan kondisi mobil truk tersebut.

Hal itu diungkap Daris Kaban Ketua Aktifis pemerhati lingkungan Dewan Pengurus Daerah (wahana lingkungan alam nusantara) DPD Walantara Kab Karo saat diminta tanggapannya di kantor sekertariat DPD Walantara Kab.Karo Jl. Nabung Surbakti No 101, Kabanjahe.

Daris berharap kepada Kapolda Sumatera Utara dan kepada Kepala Dinas Kehutanan Provsu agar menindak tegas truk angkutan kayu yang menyebabkan kemacetan akibat terbalik di jalur lintas medan – berastagi yang diduga kuat tak mengantongi surat ijin resmi bukan kayu yang berasal dari kawasan hutan dari Upt Dinas Kehutanan Kab.Dairi dan surat pengantar resmi dari layak tebang dari Dinas lingkungan hidup Kab.Dairi.

Kepada jajaran Kepolisian sumatera utara agar rutin menggelar razia terhadap truk-truk berat pengangkut kayu , juga terhadap truk berat yang sarat muatan yang dianggap sebagai faktor penyebab terjadinya kemacetan di jalan lintas Medan – Tanah karo dan sebaliknya diperiksa kelengkapan dokumen serta surat -surat kenderaan truk.

“Sudah saatnya Kapoldasu dan Dinas Kehutanan Provinsi Sumut dan pihak Dinas perhubungan sumut agar fokus mencari solusi terbaik dalam mengatasi permasalahan yang kerap terjadi disepanjang Jalan lintas Medan – Tanah Karo. Apalagi jalur lintas via kabupaten karo merupakan jalur lintasan menuju beberapa kabupaten bahkan jalur penghubung lintas provinsi seperti Aceh darusallam. Untuk itu dibutuhkan solusi tepat serta trobosan baru oleh Pemprovsu dan para stekholder dalam menangani persoalan yang ada,” Ungkap Ketua Walantara Daris Kaban

Dirinya juga menambahkan, “terkusus kepada Dinas Kehutanan Provsu agar segera mengevaluasi dampak kerusakan kawasan hutan di kabupaten karo akibat banyaknya aksi-aksi ilegal loging dan aksi alih fungsi kawasan hutan tanpa izin yang sudah sangat meresahkan dan dikhawatirkan dapat berdampak buruk terhadap kerusakan lingkungan dan alam yang sewaktu waktu bisa menimbulkan bencana. Saya meminta hal ini juga jadi perhatian serius oleh Kementrian LHK RI dan juga Pemerintah Provinsi sumatera utara.” Pungkasnya.

(Leo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *