Bupati Karo Gandeng Polri /TNI Tertibkan Keramba Jaring Apung (KJA) Mulai Juni – Desember 2021

Tanah Karo | Bupati karo Terkelin Brahmana, SH, MH jalankan Intruksi, Menko Marvest Luhut Binsar Panjaitan, yang meminta agar dilakukan penertiban KJA (Keramba Jaring Apung) usaha perikanan  disekitar kawasan Danau Toba, Desa Tongging, Kec.Merek, Kab. Karo.

Bupati Terkelin Brahmana, SH, MH mengajak  Wakil Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang, Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus setyo Indriono, SH , SIK dan Dandim 0205 /TK Letkol Kav Yuli eko Hadyanto serta Camat Merek Juspri Nadeak, ke kawasan Desa wisata tongging.

Saat dilokasi, Terkelin mendapat pendataan dari  masyrakat yang aktif mengelola KJA (Keramba Jaring Apung) ikan Nila dan ikan Mas total  458  Keramba. 

Hasil survei ini akan menjadi atensi, dan catatan untuk pengurangan KJA, sebab daya tampung danau Toba  hanya mampu menghasilkan KJA usaha ikan 10.000 per/ton dalam setahun. Katanya

” Disamping itu, pengurangan KJA sudah sesuai amanah SK Gubernur Sumatera Utara nomor :188. 44/213/KPTS /2017 tentang daya tampung beban pencemaran dan daya dukung Danau Toba dan Perpres 81 tahun 2014, harus memenuhi quota 10.000 per/ton,” Ungkap Terkelin

Terkelin menambahkan, “pemda karo akan menyerahkan sepenuhnya tekhis Penertiban  kepada Forkopimda yang mana pelaksanaan untuk verifikasi bulan April – juni 2021, sedangkan hari” H” penghapusan KJA dengan batas waktu, Juni – desember  2021,” Harapnya 

Sementara, Wakil Bupati karo Cory Sriwaty Sebayang mengatakan akan menjalankan program Penertiban KJA ini, seterusnya, sebagai Bupati terpilih dalam menjalankan estafet kepimpinan yang baru. Ucapnya 

Tentu saat ini, saya akan membantu dan mendampingi Bupati karo Terkelin Brahmana, sebelum masa tugasnya berakhir. Terangnya 

Sedangkan, Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus setyo Indriono, SH, SIK dan Dandim 0205 /TK Letkol Kav Yuli eko Hadyanto menyebutkan bahwa saat ini Masyarakat sekitar selaku pengelola KJA sangat akomodatif dalam  program pemerintah. Ujarnya 

Polri dan TNI siap bersinergi dan bergandengan tangan dalam menjalankan visi misi program pemerintah, agar kawasan Danau Toba menjadi objek wisata bertaraf internasional bebas polusi dan limbah kotoran pakan ikan. Hal ini, sekaligus mendukung sektor parawisata bagian utara yaitu kab. karo meliputi daerah kawasan wisata tongging. Tegasnya 

Saat jajaran Forkopimda cek Keramba Jaring Apung di Desa Wisata Tongging.

Sebagian kalamgan masyarakat pelaku usaha KJA, meminta kepada pemerintah kiranya dapat memperhatikan nasip mereka dan mengusulkan kiranya dapat diberikan izin zonasi keramba ikan.

Hal ini tentunya diharapkan warga pelaku usaha agar dapat sejalan dengan pengembangan zona pariwisata kuliner di tongging.

(Daris Kaban)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *