Proyek Jembatan Baru Tanah Tinggi – Lio Baru Amburadul

Kota Tangerang | Proyek Pembangunan Jembatan Tanah Tinggi III Senilai Rp 16.999.391.000, saat ini telah di kerjakan PT. Sumber Alam Semesta di nilai pengerjaanya amburadul, Proyek Dinas PUPR Kota Tangerang ini masih tahap pondasi, namun banyak kendala di jumpai di lapangan sehingga proyek ini lamban.

Pantauan Ormas Jaringan Laskar Nusabangsa Kota Tangerang di lokasi proyek ini di duga banyak masalah Operator alat beratnya kerap tidak datang akibatnya kerjaan lain terganggu.

Menurut keterangan pekerja operatornya mogok karena pembayarannya tersendat baik gaji maupun uang makan dari pelaksana, ujarnya pada Barhan Lubis Ketua JLN.

Belum lagi masalah pekerja yang kerap mendapat kecelakan kerja, tidak tersedianya P3K dari
Perusahan Kontraktor

Pantauan di lokasi Pekerja besi, kayu dan jembatan ini juga kerap mandek uang makan sering tidak turun sampai gaji, ujar pekerja yang tidak mau disebut nama, Jumat,(19/3/21).

Pekerja kerap minta transfer dari keluarga untuk ongkos pulang karena terlambat dari perusahaan gajinya

Sementara keselamatan di sekitar proyek juga kerap rawan kecelakaan seperti di Jalan Daan Mogot sekitar proyek akibat rendahnya pengawasan dan rambu-rambu sekitar proyek yang keluar masuk truk yang bawa material.

Jalan Lio Baru /Buraq Negalsari juga kerap macet akibat penyempitan pengerjanan proyek, belum lagi tumpahan material yang menyebabkan debu dan becek bagi pengguna jalan sering terjebak di tegah jalan yang sempit itu akibatnya macet sekali.

Gangguan proyek ini turut di rasakan para pedagang yang berdagang sepanjang jalan dagangannya sepi karena kesulitan akses.

Amburadulnya Proyek ini juga di rasakan perusahaan biznet telah beberapa kali perbaiki customers merasa di rugikan karena kabel optiknya dan tiangnya di bongkar tanpa kordinasi, akbatnya beberapa customer beberapa perusahaan dan warga jaringannya terganggu, ujar Susan Basri Supervisor lapangan Biznet.

Selain itu di lapangan kerap di temukan pergantian mandor penanggung jawab di nilai kurang profesional menangani bidangnya

JLN Kota Tangerang Meminta kepada Walikta Arif R Wismansyah, PUPR Kota Tangerang dan Dinas Lingkungan Hidup dan Disnaker untuk serius menangangani proyek ini dan memberikan masukan pada Pelaksana Proyek agar Bekerja dengan baik dan ikuti aturan dan memperhatikan pekerjanya termasuk dalam hal P3K dan Kesehatan dan Kesejahteraan Pekerja Proyek. (Red).

Reporter : Janri Ginting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *