Pesona Keindahan Taman Seribu Bunga Desa Raya Pikat Minat Kunjungan Wisata

Tanah Karo | Ratusan pengunjung berbondong bondong mengunjungi taman seribu bunga yang dikelola BUMDes Arih Ersada yang berada di Desa Raya, Kec.Berastagi, Kab Karo, Prov.Sumut. Minggu (7/3/2021)

Tak ayal daya tarik dari aneka ragam tanaman bunga berbagai jenis serta bangunan duplikat ala menara prancis dan hidangan berbagai ragam kuliner produksi lokal yang disajikan di lokasi juga memikat rasa penasaran para pengunjung yang datang, walaupun sebagian besar tampak didominasi oleh wisatawan lokal.

Tak jarang juga terlihat para pengunjung  sibuk mengabadikan moment bahagia  dengan ber selfy ria dengan tampilan beck grond pemandangan hamparan ragam tanaman bunga serta view pesona alam nan indah dan sejuk .

Untuk mencapai lokasi taman seribu bunga bisa diakses okeh kenderaan roda 4(empat) maupun roda 2(dua). Jika dari kota berastagi hanya butuh waktu sekitar 15 menit sampai dilokasi begitu juga bila dari arah kota kabanjahe serkitar 15 menit sudah sampai ditujuan. 

Tiket masuk tergolong ekonomis, bagi pengunjung hanya dikenakan karcis/tiket masuk Rp 5000/orang , area parkir kenderaan juga memadai dan nyaman serta sambutan yang hangat dan ramah dari masyarakat sekitar yang sebagian besar telah sadar akan pentingnya penerapan sapta pesona terhadap wisatawan yang berkunjung.

Walau baru seumur jagung, keberadaan objek wisata taman seribu bunga yang dikelola BUMDes Arih Ersada ini sudah sangat berdampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat setempat, hal itu tak luput dari perhatian, dukungan dan kerja keras pemerintahan desa serta dukungan dari gerbagai pihak.

Deby br Karo salah seorang pengunjung asal kota kabanjahe yang berhasil diminta tanggapannya kepada awak media mengaku bahwa dirinya beserta 2 (dua) orang sahabatnya sangat terkesan setelah berada di taman seribu bunga,

“Tempatnya enak cocok untuk bersantai untuk mengisi hari libur seprti ini, disamping banyak aneka ragam bunga -bungaan, view alam nya juga cocok untuk berfoto – foto. Tiket masuknya juga sangat murah, semoga kedepannya sarana maupun prasarana di lokasi objek wisata berbasis desa  ini bisa lebih tertata lebih rapi lagi dan lebih baik lagi.” Ujarnya

(Daris Kaban)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *