Ruang Terbuka Hijau di Kali Mookervart Belum di Pergunakan Sudah Runtuh

Mahagsnews.com | Kota Tangerang; Pemkot Tangerang telah menata Kali Mookervart yang terletak di Jalan Raya Lio Baru, Neglasari sampai Batu Ceper. Aliran sungai dulu sempat menjadi kawasan kumuh, tak tertata area ini merupakan penghubung antara Kali Angke dan Kali Cisadane.

Penataan Kali Mookervart yang dilakukan oleh Pemkot Tangerang ini untuk menormalisasi aliran kali dengan membersihkan saluran air, tanam pohon, buat taman dan membuat ruang terbuka hijau bagi masyarakat, Kali Mookervart ini akan dibuat beberapa jalur lintasan sepeda.

Juga terdapat taman bermain dan 4 jembatan pengubung terbuat dari bambu.

Hal tersebut disambut baik oleh bernama Aritonang warga setempat agar tempat tesebut biasa segera di gunakan bermain bagi warga, dia mengaku sudah bermukim sejak 1999.

Dulu kan tempat ini kelihatan sangat seram, kotor, banyak sampahnya dan sekarang mau diubah sama pemerintah jadi bagus deh nantinya,” ujar warga waktu itu hari Rabu, (27/01).

Namun saat ini proyek tersebut lagi di berhentikan, tidak tahu secara pasti penyebabnya meski belum rampung.

Menurut keterangan Warga sekitar Proyek tersebut dikerjakan September 2020 tahun lalu oleh PUPR Kota Tangerang sendiri, namun nanti setelah jadi nanti dikelola Disbudpar Kota Tangerang.

Tempat ini juga akan di kembangkan tanaman pangan dan tanaman hias.

Namun sangat di sayangkan fasilitasnya jembatan- jembatan bambu itu dan sarana belum di gunakan, sudah rusak dan patah, barangkali tidak tahan dengan cuaca, panas dan hujan.

Pantauan terkini Kamis (18/02/2021), sarana jembatan bambu tersebut telah roboh tanah nya juga longsor padahal belum sempat di gunakan.

Supri pedagang setempat mengatakan harusnya pondasinya paku bumi, siapa tahu ada pengunjung lihat tahu jembatan bambu ambruk, ini hujan gini aja tak kokoh ujarnya, pada wartawan.

Begitulah pantauan Jaringan Laskar Nusabangsa Kota Tangerang, Barhan Lubis di lokasi , agar Dinas terkait di Kota Tangerang memperhatikan dan ada tindak lanjut, karena anggara yang di gunakan dari proyek ini dari uang rakyat. (David P Munthe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *