Prosedur Pengawasan Dinas Kesehatan Kota Tangerang Terhadap Kasus Yang Terjadi Di RS.Sari Asih Cipondoh Terkesan Di Tutup-Tutupi

Mahaganews.com| Kota Tangerang: Bungkamnya dan terkesan di tutup-tutupi pihak Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang terhadap RS Sari Asih Cipondoh terkait adanya Kasus Perbuatan Melawan Hukum yaitu tindakan Pelecehan seksual yang dilakukan Seorang berprofesi Dokter Berinisial “BP” pada tanggal 12 Agustus 2020 dan ini menjadi bahan pertanyaan awak media mahaganews.com, Apakah masih berjalan Prosedur Pengawasan Terhadap RS. Sari Asih Cipondoh oleh Dinas Kesehatan Kota Tangerang??

Saat awak media mendatangi pihak Managemen RS. Sari Asih Cipondoh ternyata tidak ada yang mau menjumpai awak media mahaganews.com. Ditempat terpisah awak media mahaganews.com juga mendatangi Dinas Kesehatan Kota Tangerang dan bertemu dengan dr.Eva untuk di sampaikan ke KaDis Kesehatan Kota Tangerang tapi sampai 1 minggu blm ada jawabannya ke awak media kami. (25/02/2021)

Pihak Dinas Kesehatan dan Pihak RS. Sari Asih Cipondoh sudah melalaikan amanat Undang Undang
No 29 Tahun 2004 Pasal 52 ayat (1); Mengatur bahwa pasien mempunyai
hak “mendapatkan penjelasan secara lengkap tindakan medis sebagaimana
dimaksud Pasal 45 ayat (3)”. Atas permasalahan hukum yang menimpa pasien Jarni serta
tidak terlepas dari Dinas Kesehatan sebagai pelaksana tugas pemerintah dalam mengawasi pelayanan kesehatannya di Kota Tangerang.

Dari hasil data yang di terima kepada awak media mahaganews.com terkait Perbuatan Melawan Hukum yaitu tindakan Pelecehan seksual/pencabulan (Pasal 394 KUHP) yang dilakukan oleh dokter RS.Sari Asih Cipondoh, membenarkan ada laporan masalah ini ke Polres Metro Tangerang Kota dengan laporan pencabulan Nomor LP/B/751/IX/2020/PMJ/Restro Tangerang Kota, Jumat,04 September 2020. Laporan korban adalah pasien atas nama Jarni Arwidiani, Wanita Bogor 21-01-1995 (25), beralamat di Kp.Cikarang Rt/Rw 001/007 Kel.Pabuaran kec.Gunung Sindur Kab.Bogor.
Terkesan cuci tangan dari pihak RS. Sari Asih Cipondoh bahwa saat pasien membuat laporan pengaduan kepolisian saat itu juga terlapor “BP” di keluarkan.
Karena tidak adanya keterbukaan informasi, melalaiakan amanat Undang Undang No 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan Pihak Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang serta Humas RS. Sari Asih Cipondoh kepada awak media mahaganews.com terkait prosedur pengawasan terhadap RS.Sari Asih Cipondoh sebagai penyelenggara Kesehatan oleh Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkesan ditutup-tutupi. (David P Munthe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *