Pengadaan Barang Bantuan Kementrian Parawisata Di Pertanyakan

Tanah Karo | Bagian kelembagaan Dinas parawisata karo R br Sinaga menjelaskan tentang bantuan hibah dari  kementrian terkhusus Di daerah wisata bahwa Dana  bantuan yang di kuncurkan  dari kementrian  Rp 400 juta atau 500 juta saya juga lupa brapa pastinya, Rabu (13/01/2021)

              “Namun ketika Di konfirmasi  berapa aitem pekerjaan pengadaan tersebut, R.br sinaga menjelaskan sebanyak 4 aitem, tetapi lupa saya bagian bagian nya. dalam 4 bagian tersebut hanya satu cv tetapi lupa nama  nya kalu tidak buka dokumen,” ujar br sinaga                   Sungguh aneh pernyataan R.br sinaga selaku bagian dari kelembagaan  Dinas  parawisata  kab karo kenapa bisa lupa cv yang di angkat sebagai pengadaan,Dan Besar jumlah anggarannya jelas jelas di ketahui secara umum pengajuan itu harus melalui seleksi kelayakan perusahaan .


                 “Apa sengaja di lupa lupakan atau memang Di Rahasiakan siapa pengadaan barang alat Bantuan tersebut ,karna hanya satu perusahaan  kenapa bisa lupa Nama Dan dana yang Di kelola oleh cv tersebut ,Namun bisa kita simpulkan Bahwa R.sinaga sengaja  menutupi cv tersebut .


             “terkait pemberitaan yang beredar di beberapa media, R.sinaga menjelaskan bahwa yang mendapat bantuan seluruh kab karo , baik desa maupun kota yang ada objek wisatanya tuturnya namun harus terdaftar membayar pajak.

             Lain lagi dengan pedagang jagung yang ada Di sekitar taman mejuah juah itu sudah kami masuk kan, namun tidak semua mendapat karna ke terbatasan barang dan di brikan 2 kios satu alat kebersihan. Akan tetapi daerah wisata di desa yang tidak beroprasi tidak kita berikan , tapi yang beroprasi kita brikan sesuai kebutuhan , untuk lebih jelasnya si lahkan pertanyakan dengan pak kadis langsung  karna dia memang lagi giat-giat nya membangun parawisata karo tutupnya.  
(Eva)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *