KOMUNITAS KAMPUNG KITA DEPOK (K3D)


Depok. Mahaganews. Com. Terbentuknya K3D (Komunitas Kampung Kita Depok) berawal dari Rawannya Kota Depok, Peristiwa Rawan Begal Depok menjadi terkenal di Jalan Ir. H. Juanda pada Tahun 2019, Sehingga membuat Lintasan Wilayah ini menjadi sangat sepi dan menakutkan untuk dilewati bila waktu malam hari, Hal ini menjadi Sumber Kerawanan Sosial, Memicu terjadinya peningkatan tindak kriminal dilingkungan Masyarakat Depok, Juga Ditambahkan Banyaknya Peristiwa Kejadian tindak Kriminal di wilayah ini, Mulai dari Pembegalan, Pembunuhan, Pembuangan Mayat Korban Muntilasi serta Pembuangan Bayi, Tentunya Hal ini sangat memprihatinkan serta menjadi sorotan Lingkungan masyarakat depok, Kami (K3D) Hadir dan merasa terpanggil untuk ikut andil memerangi kerawanan wilayah ini dengan memenata lingkungan sekitar jalan Ir. H. Juanda – Depok, mulai dengan Membersihkan, memberikan lampu penerangan, membina pedagang umkm tanaman hias, pupuk, batu alam dan ikan hias, sepanjang jalan itu sesuai dengan izin dari pemilik lahan itu, dalam hal ini kepemilikan oleh PT.Pertamina Gas telah bekerjasama serta menunjuk K3D untuk pengawasan, penjagaan, penataan dan pemanfaatan wilayah itu, Sehingga kini Jalan Ir. H. Juanda mulai terlihat tertata bersih dan Indah. Menurut Pak Bowo selaku pengurus KD3 ini, semenjak penanganan program KD3 awal berjalan hingga kini, Alhamdulillah sudah membina lebih dari 1000 orang yang menggantungkan hidup dilingkungan ini, secara bersama mengikuti arahan dan binaan dari program K3D membantu ketertiban lingkungan, ketertiban masyarakat, Kamtibmas termasuk membenahi dan mengatasi ketertiban umum, diantaranya mengawasi dan membina para pengamen jalanan hingga teratur bisa diarahkan untuk bekerja lebih baik sesuai bakatnya masing2 hingga menjadi lebih baik. Diantara Sepanjang Jalan Ir.H. Juanda wilayah garapan K3D, lokasi danau jembatan tol itulah yang paling rawan karena dalam satu tahun telah terjadi 4 kali, tindakan kriminal tingkat tinggi, Dikatakan oleh Bapak H. Abdul Hamid (Ketua K3D), wilayah yang paling rawan inilah yang akan dikelola menjadi Setu Pangarengan, insya allah akan dijadikan obyek wisata air yang indah, sehingga bisa dinikmati oleh masyarakat lokal dan sekitar Depok. Tentunya untuk mewujudkan proyek wisata air – Setu Pangarengan Depok ini, perlu mendapatkan dukungan dan bantuan dari berbagai pihak diantaranya dari pemilik lahan PT.Pertamina Gas, Dishub, PLN serta peran seluruh anggota K3D dan masyarakat depok pada umumnya. Iwan s. P

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *