Dor…Dor..Dor..!! 6 Anggota Geng Motor Sadis Diringkus Unit Reskrim Polsek Delitua, Dua Diantaranya “Lumpuh” Ditembus Timah Panas

Ket Foto : 6 Orang Genk Motor yg di amankan Unit Reskrim Polsek Delitua saat berada di Mapolsek Delitua Polrestabes Medan 10/01/2020

DELITUA | Luar Biasa kinerja Unit Reskrim Polsek Delitua Polrestabes Medan, Kek Gini Layak di acungkan Jempol Lae..!! Sebanyak 6 tersangka dari 12 anggota genk motor sadis berhasil diringkus unit Reskrim Polsek Delitua, Minggu (10/02/2020).

Dua tersangka, Wandi Sahputra als Ucok, (18) warga Jalan Tuar  Ujung Kelurahan Medan Amplas Kecamatan Patumbak dan Arifman Ndraha als Arif , (20) Warga Jalan Melayani Gang Nusantara kelurahan Medan Amplas Kecamatan Patumbak terpaksa dilumpuhkan kakinya dengan timah panas Karena berusaha kabur usai ditangkap.

Informasi diperoleh awak media ini, terungkapnya aksi kelompok geng motor sadis ini berawal dari adanya laporan Sutarno (60) warga Gang Amarta Dusun IV No. 17 B Desa Marindal I Kecamatan Patumbak Kabupaten Deli Serdang yang merupakan ayah dari korban Auzri Ananda Sutarno (14) Ke Polsek Delitua.

Dalama laporanya, pada hari Minggu tanggal 03 Januari 2020 sekitar pukul 01.45 Wib, korban Auzri Ananda mengatakan saat itu sepeda motornya Kawasaki KLX BK 3398 AJM, di rampas sekelompok genk motor  dengan mengendarai 6 unit sepeda motor yang berjumlah 12 orang ketika melintas di  Jalan Kanal Kelurahan Titi Kuning Kecamatan Medan Johor. Saat itu korban bersama temanya hendak pergi menuju Lapangan Merdeka.

Ket Foto : Barang Bukti Milik Korba yg Berhasil di Amankan oleh Petugas Unit Reskrim Polsek Delitua

Akan tetapi, ketika korban melintas di Jalan Kanal, salah satu pelaku mengambil parang dan langsung mengacungkanya kepada kepada korban. Melihat hal itu, teman korban  bernama Muhammad Irsan Ginting yang ada di boncengan sepontan melompat lalu lari menyelamatka diri dari serangkan kelompok geng motor yang mempersenjatai diri dengan senjata tajam seperti Samurai, pisau dan parang tersebut.

 Sementara korban Auzri yang terus memacu sepeda motor nya kehilangan kendali dan terjatuh dari sepeda motornya karena terus dikejar. Begitu melihat korban jatuh, korban langsung dikeroyok. Salah satu pelaku yang memegang parang kemudian berusaha menusuk korban. Akan tetapi korban yang masih berstatus pelajar ini langsung menangkis sehingga tangan kanan korban terluka akibat terkena tusukan parang.

Dalam kondisi tangan terluka, kelompok geng motor sadis ini kemudian  menyeret korban ke jalan sehingga lutut korban juga mengalami luka luka. Melihat korban sudah tidak berdaya, beberapa pelaku lainnya lantas  membawa sepeda motor korban kearah Jalan Bajak II Marindal Kecamatan Deli Tua Kabupaten Deli Serdang. 

Begitu Polsek Delitua menerima laporan keluarga korban, unit Reskrim Polsek Delitua langsung melakukan olah TKP. Dari hasil penyelidikan yang dilakukan,  diketahui bahwa salah satu pelakunya bernama Arifman Ndraha alias Arif. Pada hari Minggu 10 Januari 2020 sekira pukul 02.00 wib, tim mendapat informasi dari masyarakat jika tersangka Arif sedang berada di kisaran tepatnya Jalan Oisang di kos-kosan RsQ. 

Mendapat informasi tersebut,  kemudian unit Reskrim yang di pimpin oleh Kanit Reskrim IPTU  Martua manik SH,MH dan panit luar IPDA Elia karo-karo bergerak menuju tempat yang di maksud. Sekitar pukul 10.00 wib tim berhasil menggamankan tersangka Arif dan Wandi alias Ucok. Dari hasil interogasi yang dilakukan, tersangka Arif dan Wandi pun mengakui kalau merekalah yang melakukan perampokan terhadap korban bersama temanya. 

Berkat ‘nyanyikan’ kedua tersangka, petugas juga akhirnya berhasil mengamankan beberap tersangka lainya yakni Ariprayoga, (18 warga jalan Tegal Sari Mandala 2 GG ikhlas Kel. Tegal Sari Mandala 2 kec. Medan denai.  Aditia Prayoga (18)  warga Jalan utama GG sehburhanudin Kel. Kotamadum 4 kec .Medan Area. Fahrul parazi als Azi ,(18) warga Jalan Jermal 14 Kel. Medan denai  kec.medan Denai dan Agung Setiawan (25) warga yang sama yang berperan mengarahkan para pelaku sebelum melakukan.

“Sebelum beraksi, para pelaku terlebih dahulu berkumpul  di Jalan Pasar Merah dengan membawa samurai ,pisau tongkat ,gergazi pemotong esbatu. Begitu melihat korban melintas di Jalan Kanal, kemudian tersangka Wandi langsung memerintahkan tersangka lainya untuk menyerang korban” kata Kanitreskrim Polsek Delitua Iptu Martua Manik SH MH.

Lanjut dikatakan Iptu Martua Manik, Mendapat instruksi dari tersangka Wandi para rersangka lainya kemudian menyerang korban dengan cara melemparinya dengan batu. Setelah korban terjatuh, tersangka Wandi lantas menusuk tangan kanan korban dengan sebilah samurai lalu meyeret korban. Mengetahui korban sudah dalam kondisi tak berdaya, salah satu tersangka bernama Lipi langsung membawa sepeda motor milik korban ke rumah tersangka Agung dan selanjutnya menjualnya kepada seseorang dengan harga Rp 7,5 Juta.

“Uang hasil penjualan sepeda motor milik korban kemudian dibagi rata”. Sambungnya.

Menurut Iptu Martua Manik lagi, pihaknya harus melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap tersangka Wandi dan Arif karena berusaha melawan dengan berupaya merampas senjata milik salah satu petugas lalu berusaha kabur ketika hendak melakukan pengembangan guna menangkap tersangka lainya.

“Dari keterangan tersangka, mereka juga pernah melakukan perampokan sepeda motor Jenis Honda Supra Fit Pada  bulan Juni Tahun 2015 di Jalan STM” beber Iptu Martua Manik. 
(SAS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *