“Reses” Anggota DPD/MPR RI Dr. Badikenita Sitepu SE, M.Si Serap Aspirasi Masyarakat Sekitar Lereng Sinabung Dan Sosialisasi Program BUMDes

Ket foto : Anggota DPD/MPR RI Dr. Badikenita Putri Br Sitepu SE, M.Si Kegiatan Masa Reses Di Kecamatan Tiganderket

Tanah Karo | Walau masih di suasana hari raya natal dan menyambut tahun baru 2021, tak menyurutkan langkah anggota senator DPD/MPR RI asal dapil sumut. Untuk menyerap aspirasi masyarakat di beberapa desa disekitar lereng gunung sinabung, Kab.Karo, Sumut. Selasa (29/12/2020).

Berawal dari kecamatan tiganderket, tampak beberapa kepala pemerintahan desa sekecamatan tiganderket didamping sekcam Amri Ginting menyambut hangat kedatangan aggota DPD/MPR RI Dr. Badikenita Putri Br Sitepu SE, M.Si beserta rombongan di ruang aula kantor camat tiganderket.

Sejumlah program kerja anggota senator ini dipaparkan salahsatunya terkait pendirian serta Pemberdayaan BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) disetiap desa sebagai upaya membangkitkan sektor perekonomian dan kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat terdampak letusan gunung sinabung.

Pada sambutannya ,” program pendirian BUMdes saat ini sedang digalakkan oleh pemerintah pusat dan telah dirumuskan UU nya oleh panitia perancang undang-undang di lembaga Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia yang di ketuai oleh Anggota senator Dr Badikenita Putri Br Sitepu SE, M.Si.

Usai dari desa tiganderket, anggota senator yang juga Putri kelahiran tanah karo ini juga mengadakan reses di Desa Perbaji dan  ke Desa Gurukinyan, Kec. Payung, Kab Karo. 

Ketiga desa yang dikunjungi ini hanya berjarak kurang lebih 5 kilometer dari kawah gunung sinabung yang saat ini keadaannya sedang tidak erupsi. Namun tak menyurutkan langkahnya untuk bersilaturahmi, menyerap usualan warga dan pemerintahaan desa dan bersosialisasi tentang program pendirian BUMDes.

Pada pemaparannya, Badikenita menjelaskan dihadapan masyarakat dan pemerintahaan desa bahwa, “pendirian BUMdes di setiap desa di tanah karo pada umumnya harus digalakkan namun tetap diawasi pengelolaannya agar dapat berjalan maksimal dan diharapkan dapat membangkitkan sektor ekonomi masyarakat pedesaan serta berfungsi untuk membuka lahan pekerjaan dan dapat mengurangi angka pengangguran di pedesaan.” Ujarnya

(Daris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *