DPMD Kabupaten Bogor Adakan Pelatihan Kemitraan Usaha Bumdes Kepariwisataan Dalam Rangka CHSE Dengan Memperhatikan Prokes Ketat.

Pelatihan Kemitraan Usaha Bumdes Kepariwisataan dalam rangka CHSE menggunakan dana yang bersumber dari Hibah Pariwisata 2020 Dilaksanakan di
Hotel Gran Pesona Caringin II
Selama 5 hari dalam empat (4) gelombang Senin s/d jum’at
(7-9/12/2020 dan 9-11/2020)

Peserta gelombang 1 dihadiri oleh 80 kepala desa dan 80 orang ketua BUM Desa di Kabupaten Bogor.

Pelatihan dibuka oleh Dra. Tika Siti Jatnika, M.Si Kabid Pembangunan Ekonomi dan Pendapatan Desa ( PEPD ) diawali menyanyikan lagu Indonesia raya dengan penuh khidmat.

Timbul selaku ketua panitia menyampaikan ” Kondisi Pandemi Covid-19 telah berdampak terhadap kesehatan, sosial, dan ekonomi. Sebagai bagian dari mata rantai produksi serta distribusi barang dan jasa nasional, pelambatan ekonomi juga menerpa warga desa
” Ujarnya, program terbaru Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif adalah Dana Hibah Pariwisata senilai Rp 3,3 Triliun dalam rangka menekan dampak COVID-19 dan upaya menjaga keberlangsungan ekonomi khususnya pada sektor pariwisata. Dana Hibah Pariwisata merupakan bagian dari Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) guna membantu Pemerintah Daerah (Pemda) serta Industri Hotel dan Restoran yang saat ini sedang mengalami penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta gangguan finansial akibat pandemi COVID-19. Dana Hibah Pariwisata juga diharapkan dapat membantu industri pariwisata untuk meningkatkan kesiapan destinasi dalam penerapan protokol kesehatan Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE) dengan lebih baik. ” Tambahnya lagi.

Saat diwawancarai awak media Tika menyampaikan ” untuk mengoptimalkan Pelatihan Kemitraan Usaha Bumdes Kepariwisataan dalam rangka CHSE dan mencapai output yang diharapkan, kriteria lokasi yang dibutuhkan adalah:
Fasilitas wifi yang memadai
Tersedia minimal 1 (satu) buah LCD Proyektor layar lebar;
Audio yang memadai;
Hotel Yang siap melaksanakan protokol kesehatan; dan
Pelaksanaan rapid test sebelum dimulai acara.

Ia menambahkan dana Hibah Pariwisata menjadi langkah awal dari pemulihan agar mampu meningkatkan kepercayaan dari wisatawan untuk mengunjungi destinasi wisata karena pelaksanaan protokol kesehatan dengan baik adalah kunci keberhasilan sektor pariwisata agar dapat lebih cepat bangkit. Dengan adanya Hibah Pariwisata 2020 ini, diharapkan dapat membantu peningkatan pelaksanaan Protokol CHSE di destinasi sehingga tercipta rasa aman dan nyaman bagi wisatawan sekaligus membantu industri pariwisata agar dapat bertahan. Ke depan, pemerintah akan terus mengeluarkan kebijakan untuk membantu sektor pariwisata agar dapat bangkit kembali. 70 persen dana hibah pariwisata dialokasikan untuk pengusaha hotel dan restoran yang sudah membayar pajak tahun lalu dengan basis data pajak hotel dan restoran di Indonesia. Mereka yang diprioritaskan adalah yang masih beroperasi sampai Agustus 2020. Sisanya, 30 persen akan dialokasikan pada pemerintah daerah yang berfungsi sebagai dana cadangan untuk membuat atraksi wisata yang bisa membangkitkan kembali perekonomian” ucapnya
Ia menambahkan “Kabupaten Bogor mendapat Dana Hibah Pariwisata, yang 70% nya digunakan untuk Penyaluran kepada Industri Pariwisata dan 30 % untuk Pelaksanaan kegiatan pariwisata di daerah. Dari 30 % dan hibah tersebut Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa mendapat anggaran.”

Tujuan Kegiatan Pelatihan Kemitraan Usaha Bumdes Kepariwisataan dalam rangka CHSE bertujuan untuk :
Mempercepat pemulihan kehidupan ekonomi masyarakat desa yang terdampak akibat penyebaran Covid-19;

Penggunaan dana desa untuk kegiatan-kegiatan ekonomi produktif dengan menggunakan pola Padat Karya Tunai Desa;

Meningkatkan ketahanan ekonomi desa dengan mengoptimalkan seluruh potensi desa diantaranya penggunaan lahan-lahan tidur, potensi kekayaan alam dan budaya, serta berbagai upaya ekonomi produktif lainnya sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan yang berlaku; dan

Mengoptimalkan peran serta Badan Usaha Milik Desa sebagai pilar pendukung ekonomi produktif desa dan perdesaan.

Output pelatihan ini untuk menciptakan lapangan pekerjaan di desa dan mendorong kebangkitan ekonomi produktif perdesaan;
Mengoptimalkan sumber daya lokal desa, teknologi tepat guna, inovasi dan sumber daya manusia desa untuk kegiatan ekonomi produktif perdesaan;
Memprioritaskan anggota keluarga miskin, penganggur dan setengah penganggur, serta kelompok marginal lainnya;
Mengatur manajemen ketenagakerjaan sesuai dengan pola Padat Karya Tunai Desa di masa adaptasi kebiasaan baru; dan
Mendorong peran serta Badan Usaha Milik Desa,

Pelatihan kali ini menghadirkan narasumber materi dari kalangan pengusaha, Tokopedia dan dosen dari IPB dan Universitas Pakuan.
Materi yang diberikan :

Pengembangan Community Based Tourism (pariwisata berbasis masyarakat) Sebagai Strategi Pemberdayaan Ekonomi
Masyarakat di Kabupaten Bogor
DPMD Jabar
Kebijakan Provinsi Jawa Barat dalam pemulihan ekonomi Desa
Dinas Pariwisata
Pariwisata berbasis CHSE
Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Jabar
kerjasama pengelolaan sumber daya air
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane
Pemberdayaan Masyarakat Dalam pengelolaan Sumber daya air
Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor
peran serta masyarakat dalam pengelolaan hutan.
Menguatkan Bisnis BUMDesa Melalui Copywriting
Pengembangan Produk Unggulan Desa berbasis E-commerce
Visualisasi Kreatif BUMDesa Melalui Fotografi
Gigiltas Asset
Chaneling Usaha

Salah satu peserta dari Bumdes Putra Ragem Desa Leuwinutug mengatakan kepada wartawan mahaganews.com ” pelatihan ini sangat penting dilakukan karna kondisi dunia saat Pandemi yang membuat para pelaku usaha down serta kerugian yang begitu besar terutama bumdesa yang ada di Indonesia sehingga harus ada gebrakan gebrakan untuk peningkatan ekonomi desa ,” nah dengan pelatihan ini sangat terbantu sekali dengan materi yang disampaikan oleh para narasumber sehingga bumdesa bumdesa lebih terarah dan mudah dalam menjalankan usahanya.( ER)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *