Kwalitas Air PDAM Tirta Malem Mirip “Air Comberan” Warga Khawatir Untuk Mengkonsumsi

KET FOTO : Suplay air yang dikelola PDAM.Tirtamalem berwarna hitam disalurkan kerumah warga.

MAHAGANEWS, Tanah Karo | Sudah dua hari warga gg bakti , kelurahan kampung dalam, kabanjahe, kab.karo mengeluhkan kwalitas suplay air yang di kelola oleh pdrusahaan daerah air minum PDAM Tirtamalem milik pemkab karo ini. 

      Pasalnya, beberapa hari belakangan ini pasokan air yang masuk kerumah warga mirip air comberan berwarna hitam kecoklatan dan berkubang. Sebagian warga tampak enggan menggunakan air tersebut dan memilih membeli air dari pedagang air bersih keliling, 

        Disamping enggan untuk dikonsumsi, sebagian warga juga takut mengunakannya untuk mandi dan mencuci dengan alasan khawatir bisa menimbulkan alergi ataupun gatal – gatal pada kulit.

      “Kalau kwualitas air pdam tirtamalem sudah beberapa hari belakangan yang masuk seperti ini, selain berwarna hitam kecoklatan air nya juga ada bau aroma seperti kubangan, jangan kan untuk diminum untuk dipakai buat mandi pun kami khawatir dan takut klau nantinya  menimbulkan penyakit kulit dan sakit perut. Kalau begini paling bisa digunakan untuk nyiram bunga aja lah.. bang,” ungkap P Br Tarigan (24) seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Gg Bakti , Kelurahan Kampung Dalam, Kec.Kabanjahe kepada awak media.

       “Dirinya juga menjelaskan, “padahal manfaat Air bagi kehidupan manusia sangat lah penting karna merupakan zat yang paling penting dalam kehidupan setelah udara. Sekitar tiga per empat bagian dari tubuh kita memerlukan asupan air bersih yang wajib terjamin kemurniannya untuk kesehatan tubuh. Apa pemkab karo gak sadar dengan hal itu..? Mangkanya untuk  kebutuhan air bersih yang dikonsumsi, untuk mandi dan untuk mencuci, mau tidak mau saya harus membeli ke pedagang air keliling.” Kesal ibu br Tarigan ini.

        Untuk mengetahui penyebab suplay air dari perusahaan daerah milik pemkab karo yang berubah warna dan menjadi bahan cibiran warga tersebut, awak media mencoba mempertanyakan hal itu ke Dirut PDAM Tirtamalem Jonara Tarigan. Dirinya juga mengakui bahwa kwalitas air beberapa hari ini ada perubahan, saat dikonfirmasi ke nomor kontak waatshaap miliknya puhaknya mengatakan,

        “Ya benar , hal itu disebabkan karna beberapa hari belakangan ini curah hujan tinggi di sekitar sumber mata air, sementara belum ada tempat pengolahannya hanya memakai saringan manual saja.”Jawab Jonara singkat

         Sayangnya saat ditanya apakah kwalitas air yang di suplay tersebut layak kah untuk dikonsumsi.? Hingga berita ini dikirim ke meja redaktur, pihaknya belum bisa memberikan tanggapan maupun jawaban yang pasti.
(Daris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.