Laporan Belum Diproses 2 Bulan, Puluhan Warga Desak Polres Tanah Karo Tangkap Pelaku Perusak Lahan Pertanian

Ket foto : Saat puluhan Keluarga pemilik Tanaman, dari desa Manuk Mulia mendesak Polres Karo pada Senin ( 30/11) pukul 11.30 WIB.

TANAH KARO | Puluhan Warga Desa Manuk Mulia Kecamatan Tigapanah Kabupaten Karo menuntut keadilan ke Mapolres Karo atas tindakan perusakan tanaman milik mereka. Senin, ( 30/11) pukul 11.30 WIB. 

Dengan Alas hak Sertifikat asli dari BPN ( Badan Pertanahan Nasional ) Kab Karo, keluarga pemilik lahan seluas kurang lebih 3 Ha menuntut keadilan ke pihak Polres Karo yang menurutnya terkesan misterius. 

Lompoh Br Perangin angin (48 ) salah satu ahli waris mengatakan, “sudah dua bulan kami melapor ke pihak kepolisian namun SP2HP baru tadi malam di berikan setelah hampir dua bulan lebih. Kami sudah cukup sabar, aturan kami ikuti. Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan, aturan semua tanaman kami sudah masa panen. Tanaman kami yang di rusak seluas kurang lebih 2(dua) Ha yang di dalamnya terdiri dari tanaman Cabe, Jagung, Koll, Kopi yang berumur satu tahun dan lima tahun. Kerugian kami sudah cukup banyak. Dan sekarang kami sudah tidak punya modal lagi, dimana arti penegakan hukum yang katanya akan bersikap adil tersebut,” teriaknya di halaman Mapolres Karo di hadapan petugas yang sedang berjaga.

Selang beberapa menit beberapa perwakilan di panggil juru Periksa, untuk di lakukan gelar perkara lagi. 
   Masih ditempat yang sama, Zamaleka Perangin angin ( 41 ) salah satu keluarga yang melapor mengatakan, “tadi kami minta keadilan ke Polres terkait pengerusakan tanam – tanaman kami di ladang berupa Jagung, Cabe, Brokoli, Kopi, Terung, luas tanah lebih kurang 2(dua) Hektar. Tanah yang merupakan  warisan bapak dari alm. Ninta Perangin angin. Saya tau siapa yang merusak tanaman kami, tak lain adalah ber inisial ( AP) dan (TS) yang juga masih saudara kami, saat ini mereka masih berkeliaran. Adapun nomor pengaduan  kami yaitu STTLP/685/IX/2020/RES.T. KARO, atas nama Zamaleka Perangin Angin selaku Pelapor meminta agar kasus ini dapat segera di proses Polres Tanah Karo.” Tegasnya

Lanjutnya, pengerusakan tanaman dilakukan pada tanggal ( 14/09/2020 ) lalu. Kami sudah lebih dua bulan mengadu sampai sekarang belum ada tersangka. Kami mengadu langsung ke SPKT Polres Tanah Karo karena di Polsek Tigapanah kemarin tidak di terima,

Kami sebagai ahli waris ada 5 (lima) bersaudara, kalau kami salah kami siap di proses secara hukum. kami di terima Kanit tipiter, tadi tetap tidak ada kejelasan katanya hanya kita tetap proses jawaban nya masih sama seperti dulu,” ujarnya kecewa.

Kanit Tipiter Polres Tanah Karo Aiptu Antoni Ginting saat di konfirmasi awak media melalui seluler pukul 14.29 WIB usai pemeriksaan mengatakan, “kita terus memproses kasus rersebut, keterlambatan kemarin karena kita butuh bukti-bukti baru. Intinya kasus ini akan kita proses sampai tuntas.” ujar Antoni

Kuasa hukum pelapor Irwan Ferdinanta Tarigan SH ( 28), dari Lembaga Bantuan Hukum DPD Ikatan Pemuda Karya ( IPK) mengatakan apihaknya terus berupaya memperjuangkan hak – hak pelapor sesuai dengan ketentuan yang berlaku,  “pada pengaduan sudah kita lengkapi dengan sertifikat kepemilikan tanah, dan sangat berharap agar pengaduan ini segera di proses.” Beber Irwan.
(Daris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *