Judi Dadu Kopyok Di Kaban Jahe Tanah Karo Kebal Hukum.

Permainan judi dadu putar di Jalan Sudirman tepatnya di depan Plaza Kabanjahe menurut kabar burung tak tersentuh hukum,bagaimana tidak lokasinya ditengah kota,tempatnya sangat menyolok,pemainnya ramai selalu,dan banyak juga kita lihat disana aparat,itulah awal perbincangan awak media ini dengan seorang bapak bermarga Haloho disebuah warung kopi seputaran Jalan Sudirman Kabanjahe,pada Minggu 08 November 2020 malam.

Menyikapi cerita Pak Haloho tadi,kami langsung meninjau lokasi yang disebutkan,setelah kami tiba disana,apa yang dikatakan Pak Haloho benar adanya. Diwarung yang juga merupakan area Kesdim itu sangat ramai orang bermain judi dadu,bahkan terlihat juga beberapa oknum aparat ikut nongkrong disana.

Pantas saja beberapa kali teman media menaikkan beritanya,dan beberapa kawan netizen mengunggah di akun FB-nya tentang judi yang cukup lama beroperasi ini tidak digubris oleh aparat penegak hukum,kita bertanya ada apa,…? Atau ada apa-apanya sehingga pengusaha judi satu ini tidak tersentuh hukum,benarkah dia kebal hukum karena ada deking dan ada setoran ke pihak keamanan…?

Kalau demikian ucapan Kapoldasu,Irjen.Pol.Martuani Sormin Siregar,SH,MH,SIK yang memerintahkan semua Kapolres untuk memberantas narkoba dan judi itu,hanya dianggap angin lalu oleh Jajaran Polres Karo,demikian diungkapkan salah seorang Ketua LSM yang meminta agar jangan dituliskan namanya ketika berjumpa awak media ini dilokasi perjudian tersebut.

Dia menambahkan,ini menjadi pertarungan dan ujian bagi Kapolres Karo,AKBP.Yustinus Setyo Indriono,SH.MH.SIK beranikah beliau menutup lokasi judi yang sangat menyolok dan menjadi perhatian ditengah masyarakat ini…? Kalau beliau berani menutup perjudian dilokasi itu berarti Kapolres memang ” Merah Putih “, jika tidak berani berarti Kapolres”Abu-abu ” dan disini juga diharapkan keterlibatan Dandim 0205/TK yang baru, Letkol.Kav.Yuli Eko Hadiyanto,S.Sos untuk menutup judi tersebut,mengingat lokasinya masuk di Area Kesdim 0205/TK ,kalau Dandimpun tutup mata dan tutup telinga ya sebaiknya judi di Tanah Karo dilegalkan saja,jelas uangnya bisa masuk ke Kas Daerah,katanya sambil terkekeh.red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *