Bupati Karo Tinjau Ratusan Kios Pajak Tingkat Berastagi Yang Ludes Dilalap Sijago Merah

Ket Foto : Bupati Karo Terkelin Brahmana SH, MH Tinjau Pasar bertingkat Berastagi Pasca Kebakaran. Selasa (17/11/2020) Pukul 12 : 30 Wib

BERASTAGI |Pajak Tingkat di kawasan Pusat Pasar, Kelurahan Tambak Lau Mulgap II, kota wisata Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dilalap sijago merah. Berkisar 535 bangunan kios dan 7 rumah warga terimbas dampak kebakaran. Selasa (17/11/2020), sekitar pukul 01.30 WIB. 

Mobil damkar milik pemkab karo yang mencoba masuk ke titik awal api tampak kesulitan masuk dikarenakan bagian kiri dan kanan jalan yang mengecil akibat banyaknya pedagang kaki lima yang meletakkan barang dagannya di badan jalan, serta banyaknya barang daganganmudah terbakar karena baru. Membuat kobaran api dengan cepat menghanguskan lapak dan kios pedagang di lantai satu dan dua gedung.

Penduduk sekitar lokasi kejadian, pemilik kios, lapak, dibantu warga Berastagi lainnya beserta petugas pemadam kebakaran. Berupaya keras untuk mencegah rembetan kobaran api ke areal pemukiman padat hunian. Kerja sama masyarakat dan petugas, api akhirnya dapat dipadamkan jelang pukul 08.00 WIB.

Pedagang yang mengetahui info kebakaran yang melanda Pajak Tingkat ataupun pasar tradisional yang sering juga dinamakan Los Pancur Batu dan Los Jahe-jahe itu, segera mendatangi lokasi. Banyak diantaranya yang histeris karena tidak mampu menyelamatkan barang jualannya.

Salah satu pedagang yang bernama R br Sembiring terlihat menangis histeris dan sempat pingsan karena di dalam kiosnya tersebut ada barang berharganya berupa sertifikat tanah, ijazah dan dokumen penting lainnya .

Pantauan wartawan dilapangan, hampir seluruh barang pedagang yang ada di lantai satu dan dua yang berupa dagangan pakaian bekas , minyak goreng , gas elpiji , barang pecah belah , sayur mayur dan lainnya, tidak dapat diselamatkan. 

Kapolsekta Berastagi Kompol L Marpaung  mengatakan peristiwa kebakaran Pajak Tingkat Berastagi masih dalam tahap penyelidikan. Asal api pertama kali di ketahui oleh penjaga malam Pajak tingkat pusat pasar Berastagi atas nama Arnold Sihombing (26) warga belakang pajak tingkat pusat pasar berastagi, Lawi pelawi (27) warga Gg. Kelapa Kel. Tl mulgap II berastagi, Ijul Sinaga (23), warga belakang mesjid raya Kel. Tambak lau mulgap II berastagi.

Saat kejadian para penjaga malam mendengar suara teriakan warga dari dalam gang pajak tingkat yang mengatakan kebakaran, selanjutnya para penjaga malam berlari menuju sumber api namun api terus membesar dan merambat seluruh kios pajak tingkat yg terbuat dari kayu kemudian api terus merambat ke ruko warung kopi sekaligus tempat tinggal milik An. Asmarija kaban (55), wiraswasta alamat pajak tingkat pusat pasar berastagi gg pajak lost pancur serta ke ruko disekitar GG. Lost jahe jahe.

Berselang 20 menit kemudian mobil pemadam kebakaran pemkab karo sebanyak 4 unit tiba di lokasi kejadian dan langsung melakukan penyiraman dibantu oleh warga sekitar. 

Sesuai keterangan yang di peroleh dari kordinator pusat pasar berastagi an. Pribadi Sebayang* menerangkan bahwa jumlah kios yg terbakar di pajak tingkat pusat pasar berastagi sebanyak ± 535 unit, 8 unit ruko, 5 ruko milik warga. 

Diduga berasal dari sudut pajak,  jadi untuk kerugian yang belum bisa kita pastikan , tapi kalau menurut saya kurang lebih Rp.2 miliar sudah pasti ada . Jadi jumlah keseluruhan menurut data yang saya dapat , ujar Kompol L Marpaung

Di tempat yang sama , Bupati Karo Terkelin Brahmana SH MH yang di dampingi Anggota DPRD , Kodim 0205/TK dan Wakapolres mengatakan,

“untuk sementara pedagang di pajak tingkat ini akan kita tempatkan di dekat lokasi kebakaran ini atau sebagian nanti di pajak gang merek berastagi , jadi saya minta kepada pedagang agar tetap bersabar , pokonya kami bersama dprd sesegara mungkin untuk membahas pedagang ini Bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan.” Bebernya
( Daris )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *