Walantara Karo Sayangkan Ruang Terbuka Hijau Di Kota Kaban Jahe Dibiarkan Terbengkalai Dan Tak Terawat

Ket Foto : Sitauasi Taman RTH yang berada di belakang gedung Puskesmas kabanjahe yang dibiarkan terbengkalai dan sudah semak ditumbuhi rumput liar.

Kabanjahe | Wacana Bupati Karo untuk pembuatan ruang terbuka hijau (RTH) dengan memanfaatkan lahan milik pemda karo seluas lebih kurang 2000 m2 berada disebelah gedung KPU D karo atau persisnya dibelakang Kantor Dinas Kesehatan Kab.Karo. Terpantau sudah terealisasi dalam hal pengerjaannya, namun hingga saat ini faktanya masih terkesan terbengkalai, tak ter urus dan dibiarkan ditumbuhi semak belukar. Rabu (07/10/2020).

Untuk diketahui bahwa pembangunan RTH tersebut awalnya digagas oleh Bupati Karo Terkelin Brahmana SH yang saat itu turut  didampingi Kepala Bappeda Nasib Sianturi, Msi, Nikodemus Ginting Sekretraris Dinas Kesehatan dan Dr Lapan Tarigan kepala Puskesmas Kabanjahe dan 
Baron Kaban mantan Kabid pertamanan Karo yang saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka dan telah menjadi penghuni lapas kelas ll B kabanjahe terkait kasus korupsi pengadaan lahan TPA Dokan Nikodemus Ginting Sekretraris Dinas Kesehatan saat melihat lokasi tanah kosong yang berada dibelakang Puskesmas Kabanjahe persisnya berdekatan dengan Akbid Pemkab Karo, pada tanggal 10 July 2018 silam

Ruang terbuka hijau (RTH) yang direncanakan sebelumnya oleh Pemkab karo sebagai tempat santai, bermain, ber olah raga dan tempat berkumpul bagi kalangan masyarakat serta direncanakan untuk memperidah tata kota itu. namun pada kenyataannya masih jauh dari harapan dan keadaannya saat ini belum layak untuk dipergunakan.

Belum diketahaui berapa jumlah besaran dana yang bersumber dari APBD Karo T.A 2019 yang terserap pada kegiatan pembangunan/penataan RTH tersebut begitu juga siapa pihak rekanan yang mengerjakan, begitu juga dengan konsep perencanaan awal yang telah ditentukan sebelumnya oleh pihak kosultan perencana kegiatan. 

Pasalnya saat awak media menayakan hal tersebut melalui pesan singkat watshaap kenomor kontak milik Johanes S Depari selaku Plh Kepala Bidang Pertamanan Dinas PUPR Kab.Karo, dirinya mengatakan

“Maaf pak, saya ini masih baru menjabat dibidang pertamanan ini, jadi masih buta. Dan terkait lanjutan pengerjaannya di P-APBD tahun ini belum ada dianggarkan,” ujarnya singkat

Ket Foto : Surya Kurniawan Rambe Sekertaris DPD Walantara Karo Saat dijumpai kru awak media di lokasi RTH yang terkesan kumuh dan tak tertata ini.

Mengetahui hal itu, Surya K Rambe  Sekertaris DPD Walantara (wahana lingkungan alam nusantara) kab.karo yang dikenal sebagai aktivis pemerhati lingkungan tersebut angkat bicara, saat ditemui dilokasi taman RTH  yang terkesan dibiarkan terbengkalai tersebut, dirinya mengatakan

“Sangat disayangkan sekali taman kota yang baru dikerjakan menggunakan uang negara ini dibiarkan ditumbuhi semak dan rumput liar seperti ini, heran melihat kinerja instansi terkait dalam hal ini yang bertanggung jawab adalah Dinas PUPR Kab.Karo bidang pertamanan. Miris melihat  lahan RTH  dibiarkan begitu saja tanpa ada penataan, coba kalau tadi nya taman ini ditata rapi dan ditanami berbagai jenis tumbuhan bunga, pasti masyarakat akan betah berlama lama disini,” Jelas Surya kesal

Dirinya menambahkan , “rencananya besok hal ini akan saya dan tim walantara lainnya akan  mempertanyakan ke dinas terkait berapa anggaran dalam kegiatan ini tempo hari dan apa alasan mereka sehingga pengerjaan nya terkesan gantung dan minim inovasi serta tidak kraetif seperti ini.” ungkap Surya kesal


(Eva)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *