LAPOR PAK BUPATI…!! JALAN PATUMBAK- TALUN KENAS RUSAK PARAH..!! “WARGA MENUDING CAMAT TALUN KENAS TAK PEDULI.”

STM Hilir. Mahaganews.com

Parahnya infrastruktur Jalan menuju Patumbak-Talun Kenas, persisnya di Desa Sumbul Dusun lll Batu Karang, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deliserdang Sumatera Utara.pada senin 05/10/2020 sekira pukul 15.00 Wib sore, jalan tersebut saat di temui ketika melintas layaknya dikatakan sebagai Tali Air atau kolam pancing.

Akibat perubahan jalan tersebut, para pengguna jalan roda dua maupun roda ampat, terutama para supir Angkutan Umum sangat resah. Sebab, selain menghambat perjalanan mereka dalam mencari penumpang, juga angkot yang dikemudikan untuk mencari nafkah sehari-hari sering mengalami kerusakan. ‬

‪Menurut salah seorang pengemudi Angkot, yang mengaku bermarga Ginting saat di temui kru media Mahaganews.Com mengatakan, bahwa jalan yang berlobang-lobang dan tergenang air dengan kedalaman sekitar 50 cm, dan panjang sekitar 60 meter itu sangat menghambat dirinya dalam mencari rejeki. Sebab, selain di kanan kiri jalan tidak terdapat parit (drainase), juga jalanan sudah sangat lama tidak diperbaiki, sehingga hancur dan berlubang serta tergenang air hujan pada badan jalan.‬‬

Warga sekitar juga sangat hawatir akan jalan yang rusak dan berlubang tersebut,apalagi di waktu malam hari tiba,mungkin jalan yang berlubang tersebut tidak semua warga yang hapal akan jalan tersebut,di hawatirkan jika jalan tersebut tak kunjung di perbaiki, kedepannya akan di hawatirkan dapat mengancam keselamatan bagi penguna jalan maupun warga setempat.

‪‪”Kami berharap kepada pemerintah setempat kabupaten maupun Provinsi agar jalan ini segera diperbaiki. Sebab, kondisi jalan seperti ini cukup membahayakan bagi para pengguna jalan,” ujar Ginting didampingi Tarigan.

‪‪Amatan kru media Mahaganews.com dilokasi, Senin (05/10/2020) sore terlihat, bagi para pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut, dengan mengendarai sepeda motor terpaksa berhenti jika berpapasan dengan pengendara sepeda motor lain? maupun pengendara mobil. Sebab, mereka mengaku takut terjadi tabrakan. Karena para pengendara mengaku tidak tau pasti dimana letak lobang yang dalam dan dimana lobang yang dangkal.

“Kami terpaksa berhati-hati lah. Karena kami tidak mau terjadi kecelakaan,” ujarnya. (Sas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *