Warga Resah, Polsek Pancur Batu Tangguhkan Pelaku Penikaman Dan Masih Punya Kasus “Pengancaman” Namun Belum Juga Ditangkap

Ket gambar : Ilustrasi

Pancur Batu | Polsek Pancur Batu kembali lagi menjadi sorotan media dan diduga membuat masyarakat resah , setelah beberapa waktu yang lalu di beritakan tentang ketidak mampuan dalam mengungkap kasus kebakaran rumah wartawan yang setangah tahun tidak dapat diungkap .

Namun kali ini kembali lagi mendapatkan sorotan awak media karena diduga melepaskan Sofian Karosekali (57) pria yang terjerat dengan kasus penikaman yang terjadi kepada Bahtiar Ginting (35) Supir angkot Nasional 38 warga Desa Sei Glugur, Gang Seri, Dusun I, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang. Penangakapan terhadap pelaku  berdasarkan Laporan Polisi No : LP/266/VIII/2020/Restabes Medan/ Sektor Pancur Batu.

Namun di sisi lain , S Karosekali pelaku penikaman tersebut  sudah menghirup udara segar. namun mirisnya pria ini juga masi tersandung dengan kasus pengancaman terhadap “Rahman Surbakti” berdasarkan Laporan Polisi No :LP/269/VIII/2020/Restabes Medan/ Sektor Pancur Batu.

Rahman Surbakti adalah warga Dusun IV Kutambelin, Tanjung Anom yang juga merupakan korban pengancaman dari tersangka (S Karosekali) yang telah ditangguhkan , kepada awak media pihaknya menjeskan bahwa dirinya sangat resah dan takut mendengar bahwa pelaku penikaman sudah ditangguhkan penahanan oleh kepolisian sektor pancur batu.

Sementara kasus pengancaman terhadap diri saya dia tidak ditangkap tangkap sampai sekarang , ya resah lah saya , saya juga diancam menggunakan senjata tajam oleh pelaku (S karosekali),” pungkas Pria yang akrab dipanggil Ucok tersebut kepada wartawan  

Pria paruh baya tersebut juga berharap kepada Kapolda Sumut dan Kapolrestabes Medan agar mengevaluasi kembali kinerja Kapolsek Pancur batu dan Kanit Reskrim Polsek Pancur Batu agar masyarakat dapat lebih percaya kepada Polri khusunya dalam setiap penanganan laporan masyarkat di Pancur Batu.

Kapolsek Pancur Batu AKP Dedy Dharma tidak dapat di konfirmasi dalam kasus tersebut alias bungkam dan tutup mata serta tidak mau tau dan malas membalas konfirmasi wartawan.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Pancur Batu AKP Syahril saat di konfirmasi langsung ke ruang kerjanya menjelaskan,

“Sofian pelaku penikaman yang terjadi di stasiun di pangkalan angkutan bus Nasional trayek 38 yang berada didesa kuta mbelin, tanjung anom. Yang mana akibat penganiayaan ini korban mengalami luka di kepala, perut sebelah kiri dan  sudah pulang kerumahnya alias bebas .

Kanit Reskrim juga menuturkan bahwa, kedua pihak sudah berdamai, walaupun begitu berkasnya sudah kita lanjutkan ke Kejaksaan. Pada hari Jumat, (18/9/2020)

Kanit Reskrim  pancur batu juga menjeskan bahwa, “untuk laporan pengaduan dari saudara Rahman Surbakti, terhadap pelaku segera ditangkap karena sudah dipanggil sebanyak dua kali , maka dRi itu akan kita terbitkan surat penangkapan.” ungkap nya. 


(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *