Perbub Karo: “Bagi Pelaku Usaha Yang Tidak Terapkan Protokoler Kesehatan Dikenakan Sanksi, Masyarakat Tidak Pakai Masker Di Denda Rp.100rb”

Kabanjahe | Seiring terus merebaknya wabah Virus Corona Disease (Covid-19) di berbagai negara bahkan di negara kita Indonesia dan terkhusus juga  di Kabupaten Karo. Maka dari itu Bupati Karo Terkelin Brahmana SH melalui Pemerintahan Kabupaten Karo akan memberlakukan sanksi tegas bagi masyarakat dan pelaku usaha yang membandel dan tidak mematuhi penerapan pendisplinan standarisasi protokol kesehatan Covid-19 dengan diterbitkan Peraturan Bupati (Perbup).

Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH, MH, kepada awak media, Selasa (22/09) 2020 di ruang kerjanya, 

Bagi pelanggar akan diberikan sanksi, tidak ada lagi kompromi terkait hal ini, sebagai upaya pencegahan dan pengendalian agar tidak bertambahnya klaster Covid-19 diwilayah Kabupaten Karo,

Tentu pelaksanaan penegakan hukum ini bagi Satpol PP Pemkab Karo dengan menggandeng Kodim 0205/TK, Polres Tanah Karo dan Gugus Tugas Daerah , sesuai yang tertulis dalam pasal 7 Perbup Kab. Karo, semua itu ada aturan mainnya dan jelas Payung Hukumnya, “ujar Terkelin

Lebih lanjut dirinya mengatakan, “payung Hukum telah kita terbitkan dan sudah saya tanda tangani, tinggal dinomori dan diundangkan Perbup tersebut. Untuk itu, sebelum ini diberlakukan, maka masyarakat dan pelaku usaha wajib tahu bahwa sanksi tidak mematuhi protokol kesehatan ada teguran lisan dan teguran tertulis juga,

Dan akan diterapkan sanksi sosial dan denda administrasi. Bagi perorangan nantinya dikenakan denda administrasi berupa uang, Rp. 100.000,-Sedangkan bagi pelaku usaha dikenakan Rp. 300.000,- serta izin usaha  bakal dicabut. Meskipun demikian, bukan berarti terbitnya peraturan Bupati ini masyarakat menjadi takut dan gamang, tapi jadikan momentum untuk meningkatkan kesadaran bersama.” Beber Bupati Karo Terkelin Berahmana. SH

(Eva)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *