Menuju Pilkada Karo 2020, TNI-POLRI Dan ASN Wajib Netral..!!

Tanah Karo| Sebelum ada keputusan resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat atas jadwal perubahan Pilkada serentak 2020, maka tanggal 9 Desember 2020 akan tetap menjadi ajang pentas demokrasi yang di nantikan oleh semua daerah terkhusus masyarakat Karo di seluruh dunia dan yang bermukim di Kabupaten Karo pada umumnya. Senin (21/09/2020)

Bila mengacu pada tanggal yang disampaikan diatas maka kita hanya menghitung hari untuk sampai pada perhelatan Pilkada serentak yang akan membuat semua para calon akan memeras energy terutama pada pilkada kali ini, dimana langkah dan strategy terbelenggu oleh pandemi Covid 19 sehingga semua pergerakan dibatasi dengan tetap mengacu pada arahan dari protokoler kesehatan yang ketat walau ada juga calon dan timses yang nakal tanpa memikirkan dampak serta resiko yang dapat kapan saja terjadi, situasi ini membuat jantung para kompetitor akan semakin kencang berdetak, ditambah lagi banyaknya Program janji manis manis serta kampanye hitam akan membuat dinamika politik  di kabupaten karo semakin panas. 

Gesekan kecil sudah pasti ada di akar rumput maupun antar sesama penggiat media sosial yang masing-masing mempromosikan jargonnya, hal itu tak terlepas dari timbulnya buly membuly serta saling sindir antar sesama netizen bahkan tak sedikit akun-akun palsu juga bermunculan seiring waktu yang akan menentukan siapa calon kepala daerah yang akan menduduki pucuk kepemimpinan di bumi turang simalem, sehingga menambah warna diajang  Pilkada kali ini.  

Kondisi seperti saat ini maka Pemilih Milenial / Sweeng Voter dipastikan akan menjadi penentu dan siapa candidat yang dapat memanfaatkannya tentu akan menjadi amunisi peperangan yang sangat besar untuk meraih kemenangan.

Kebiasaan pemilih pemula ini masih cenderung belum mengetahui karakter serta sifat dari masing-masing calon dan sebagian besar masih mengikuti pilihan orang tua sehingga para Kandidat atau tim sukses harus memberi sentuhan manis sehingga para Kaum milenial dapat memberikan pilihannya

Siapakah menjadi pemenang? Tentu tidak ada satupun yang tahu sebelum isi  kotak suara di hitung, tetapi bakal pemenang sudah dapat di prediksi dari paslon yang biasa dan mampu merangkul kaum milenal di tanah karo.

Juga  ada beberapa calon yang sudah mencoba baik dari dalam maupun dari Luar Karo tetapi dampak kampanye dari luar Kabupaten karo tidak bias diremehkan karena isme kedaerahan serta ikatan hubungan darah tentuk akan membuat jagat maya akan semakin berwarna sehingga pertempuran bukan hanya didarat tetapi didalam membangun opini public,  tentu dunia maya akan semakin maksimal di lakukan oleh para kandidat dan tim sukses masing – masing kandidat.

Selanjutnya, sebagai penentu adalah aparat Pemerintah, baik Aparatur Sipil Negara (ASN) dan TNI/Polri, walaupun sudah jelas aturan tentang netralitas dan sanksi tetapi kenyataan selama ini netralitas belum bisa berjalan maksimal terutama ASN, bila ada salah satu dari pada kandidat berstatus INCAMBENT maka akan terlihat jelas keberpihakan itu, disini akan diuji ketegasan dan keberanian BAWASLU/GAKUMDU dalam melakukan fungsi dan tugasnya, sebagai WASIT tentu sangat tidak diharapkan ikut juga bermain tetapi selama ini masih jauh panggang dari api, statement selalu nomor satu tetapi pelaksanaannya masyarakat sudah pasti tahu jawabannya. Semoga di pilkada serentak 2020 ini TNI/Polri dan ASN dapat berbuat Netral tanpa di pengaruhi salahsatu paslon.

Faktor ketiga sebagai penentu kemenangan adalah para kandidat yang bisa merangkul media dan influence, hal ini tentu dapat digunakan sebagai corong dan penyambung lidah para calon ke masyarakat agar  calon pemilih dapat menentukan dengan pasti pilihannya, beberapa calon telah menurunkan Influence ( artis ) dari Ibukota Jakarta dan ada juga Influence dari tanah karo sendiri yang bersosialisasi menyuarakan kebaikan dan keunggulan calonnya melalui media social tetapi dari media yang lainnya sangat minim di eksplorasi sehingga akhir akhir ini dapat kita saksikan banyak para Influence Ibukota maupun lokal berseliweran, terutama di media sosial Facebook (media yang paling banyak di pergunakan masyarakat Karo dibanding dengan Twiter dan Instagram). 
“Semua calon pasti ingin menang, tetapi menanglah dengan bermartabat dan berkomitmen memajukan Tanah Karo tanpa menyakiti siapapun, Pemenang sejati adalah yang bisa memenangkan hati rakyatnya bukan dengan kecurangan dan money Politik”. 

Ungkapan tersebut datang dari rasa kepedulian terhadap perubahan ke arah yang lebih baik akan kampung halamannya Tanah Karo Simalem. Hal itu ditulis penuh makna mendalam dari seorang Loyer’s muda berbakat ADV Imanuel Dermawan Purba SH,  putra kelahiran Kaban Jahe yang juga seorang Tokoh Masyarakat karo sukses yang tinggal dan menetap di Batam, Kepulauan Riau.

(DK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *