Cokna Ginting Tewas Terduga Disiksa Polisi..!! Massa “Geruduk” Mapolda Sumut..!! Keluarga Berteriak….“Pak…Kapoldaa…Tolong Sayaa..!!”

Medan. Mahaganews.com

Tewasnya Abdi Sanjaya Ginting (29) alias Cokna, berbuntut panjang. Polisi bilang Cokna tewas karena penyakit bawaan. Orang tua dan pihak keluarga tidak terima. Mereka menuding Cokna tewas terduga karena disiksa oknum Polresta Deli Serdang yang menangkapnya, Jumat (11/09/2020).

Senin (21/09/2020) pagi, ratusan massa termasuk Rosmiati Beru Surbakti ibunda Cokna Ginting, “menggeruduk” Mapolda Sumut. Mereka menuntut. keadilan kepada Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin Siregar, MSi.

“Bantu saya pak Kapoldaaa…saya telah kehilangan anak sayaa…bantu saya pakkk…tindaklanjuti polisi-polisi “nakal” di Polresta Deli Serdang pak Kapolda Siregarrr…Bantu saya pakkk…saya hanya minta keadilan pakkk…tegakkan keadilan pakkk…Di mana bapak Kapoldaa…temui kami pakkk…Tolong saya rakyat jelata ini pak Kapoldaa…bantu saya bapakkk..” jerit Rosmiati Beru Surbakti dari balik pintu gerbang pagar besi Mapolda

Setelah menunggu tapi tidak ada petinggi Polda Sumut yang datang menemui mereka, akhirnya massa meringsek masuk. Rosmiati Beru Surbakti berjalan paling depan sambil Berteriak-teriak memanggil Kapolda Sumut

Namun, aksi Rosmiati Beru Surbakti yang ingin masuk ke gedung Kapolda Sumut, dihalang-halangi oleh sejumlah Polwan.

Sementara itu, Daniel Simbolon, SH, kuasa hukum pihak keluarga Cokna Ginting, menyatakan, pernyataan pihak Polresta Deli Serdang bahwa Cokna meninggal karena penyakit bawaan, sangat bertentangan dengan fakta yang ada.

“Menurut saksi, saat dibawa oknum Polresta Deli Serdang, Jumat (11/09/2020) sekira pukul 02.00 WIB, kondisi Cokna Ginting sehat dan segar bugar. Tapi, sekira pukul 04.00 WIB, Cokna Ginting sudah jadi mayat. Polisi bilang tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh Cokna, lalu ini apa..?? Ada keluar darah dari mulutnya, siku kanannya luka lecet, tubuhnya lebam-lebam,” ungkap Simbolon seraya menunjukkan poto Cokna Ginting yang sudah meninggal dunia.

Daniel Simbolon juga membeberkan kalau pengaduan pihak keluarga sampai sekarang belum diproses polisi. “Sampai sekarang pengaduan kami belum apa-apa. Ada apa ini. Kita minta Kapolda dan Kapolri agar menindaklanjuti pengaduan tersebut. Kalau pun Cokna terduga bandar narkoba, kan ada hukum formil. Proses hukum dong, lidik lalu sidik. Bulan malah terduga menganiaya Cokna sampai tewas,” tandas Daniel Simbolon, SH.

Hingga berita ini dikirim ke redaksi, belum ada satu pun petinggi Mapolda Sumut yang menemui ratusan massa yang menuntut keadilan tersebut. (DEDEK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *