Praktek Judi Beromset Ratusan Juta “Marak” di Pelabuhan Belawan, Kapolres Abaikan Instruksi Kapolda Sumut

BELAWAN – Kendati  Kapolda Sumatra Utara (Sumut) Irjen Pol Martuani Sormin telah mengintruksikan Polres dan Polsek jajaran Polda Sumut untuk menindak tegas praktik perjudian yang meresahkan masyarakat. Namun, himbaun tersebut terkesan tidak digubris oleh Kapolres Pelabuhan Belawan  Ajun Komisaris Besar Polisi Dayan. 

Terbukti praktek perjudian dengan omset ratusan juta rupiah hingga miliaran rupiah masih merajalela di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan. Diduga maraknya aksi perjudian tersebut karena dibekingi oleh oknum aparat yang menerima ‘setoran’ dari bandar judi.  

Menurut warga sekitar, aksi perjudian jenis bola tangkas di Pasar 7 Marelan, Pelabuhan Belawan, bak kasino setiap hari. Ratusan orang dari berbagai daerah datang ke lokasi judi terbesar di Sumatra Utara ini. 

”Aksi perjudian ini sebenarnya sudah lama dikeluhkan oleh masyarakat sekitar, namun tidak bisa berbuat apa -apa karena oknum aparat sendiri tidak melakukan tindakan atau penutupan, ” ujar warga tersebut yang meminta identitasnya tidak dicantumkan saat ditemui, Senin (3/08/2020).  


Selain praktek judi tersebut meresahkan warga sekitar, lanjutnya, ada kekhawatiran mereka datang membawa penyakit virus COVID-19. Saat mereka masuk ke area perjudian itu tidak dilakukan pemeriksaan protokol kesehatan. 

Ada dugaan praktek perjudian yang sudah beroperasi selama satu tahun secara terang-terangan ini lantaran dibekingi oleh oknum aparat dari Polres Belawan. ”Kami sering melihat oknum aparat masuk ke lokasi judi tersebut dan diduga ikut membekingnya, ”ungkapnya.  

Ironisnya, menurut sumber tersebut,  praktek judi 24 jam ini tidak pernah tersentuh sama sekali oleh aparat penegak hukum baik itu dari Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek sekitar. 

”Warga sekitar berharap Pak Kapolri Jenderal Idham Azis dan Pak Kapolda Sumatra Utara Irjen Martuani Sormin untuk turun tangan untuk menutup praktek perjudian terbesar di Sumut ini kalau tingkat Kapolres dan Polsek sudah terima ‘setoran’ semua dari bandara judi. Ironisnyanya lagi,  selama praktek perjudian ini ada tingkat kriminalitas di wilayah sini semakin meningkat, ”katanya.  

Menyikapi keluhan warga tersebut, Kapolres Pelabuhan Belawan  Ajun Komisaris Besar Polisi Dayan dan Kasat Reskrim AKP.Jerico Lavian Chandra saat dihubungi berulang kali melalui telepon selelurnya secara terpisah tidak berhasil. Nada sambung masuk, namun Kapolres maupun Kasat Reskrim tidak menjawab.

Parahnya lagi, pesan  whatsApp yang dikirim pun tidak mendapat balasan. 

Seperti diketahui, Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin mengintruksikan Polres dan Polsek jajaran Polda Sumut menindak tegas praktik perjudian.”Jangan berikan izin tempat-tempat yang terindikasi ada praktik perjudian. Bila izin terlanjur dikeluarkan, agar segera dicabut, tutup dan bubarkan,” katanya.

Bahkan, Martuani Sormin juga meminta peran serta masyarakat berantas praktik perjudian dan peredaran narkotika. ”Sesuai dengan moto kita, tidak ada tempat bagi penjahat di Sumut, karenanya kita harus bersama-sama memberangus praktik perjudian dan peredaran narkotika,” tandasnya.
(Leo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *