Kasus TPA Dokan, Kejari Karo Tetapkan Mantan Kadis Kebersihan dan Pertamanan Sebagai “Tersangka”

Ket photo: Mantan Kadis Kebersihan dan Pertamanan, CT ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Kabanjahe, Jumat (28/8) (dok foto by Ms)

Kejaksaan Negeri Karo menetapkan tersangka baru pada kasus dugaan korupsi pengadaan lahan tempat pemrosesan akhir (TPA) sampah di Desa Dokan, Kecamatan Merek, Karo.


Tersangka baru yang ditetapkan yakni CT yang merupakan mantan Kadis Kebersihan dan Pertamanan. Saat itu, CT berperan sebagai Kuasa Pengguna Anggaran pada pengadaan lahan tersebut yang mengakibatkan kerugian negara Rp 1,4 Milyar lebih dalam tahun anggaran 2016.  Tersangka digiring ke Rutan Klas IIB Kabanjahe untuk ditahan.


Dengan tangan diborgol, CT mengenakan rompi orange bertuliskan tahanan Kejari Karo turun dari lantai dua Kejari Karo sekitar pukul 14.00 WIB menuju mobil tahanan untuk dimasukkan ke penjara.


Kepala Kejaksaan Negeri Karo, Denny Achmad SH MH melalui Kasie Intel Ifan Lubis didampingi Kasie Pidsus Andriani Br Sitohang menjelaskan pihaknya telah menetapkan tersangka baru pada kasus lahan TPA Dokan yakni CT. 

Katanya, CT saat itu bertindak sebagai KPA pada Dinas Kebersihan dan Pertamanan Tahun Anggaran 2016. Menurut mereka, awalnya CT sudah beberapa kali diperiksa beberapa waktu sebelumnya. “Tadi pagi sekitar pukul 8.00 WIB, kita kembali periksa dan kemudian ditetapkan sebagai tersangka. Usai penetapan langsung kita tahan di Rutan Kabanjahe,” katanya.


Sebelumnya, pihak Kejaksaan Negeri Karo sudah menetapkan 2 tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan lahan TPA Dokan Kecamatan Merek Kabupaten Karo tahun anggaran 2015 dan 2016 dengan total kerugian negara sebesar Rp 1,7 milyar. Tersangka sebelumnya yakni BK seorang ASN bertindak sebagai PPK konsultan uji kelayakan dan R sebagai konsultan.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *