Bupati Karo Didampingi Kapolres Tanah Karo Beserta Dandim 0205/TK, Tinjau Lokasi Terdampak Lahar Dingin Sinabung

Ket foto : Bupati karo Terkelin Brahmana SH didampingi Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo Indriono SH, S.IK , Dandim 0205/TK Letkol Kav Eko Hadiyanto, S.Sos, kunjungi daerah terdampak lahar dingin Gunungapi Sinabung.

Tanah Karo – Curah hujan yang tinggi di kawasan puncak gunungapi sinabung menimbulkan volume banjir lahar dingin meningkat disejumlah bantaran sungai yang melintasi beberapa desa di kecamatan tiganderket, Kab.Karo. 

Terlihat, air bercampur lumpur serta material pasir , batu-batuan dan bongkahan kayu sisa letusan gunung sinabung turut hanyut dibawa arus laharan, namun tersumbat dan sebagian meluber ke badan jalan dan jembatan yang berada di desa sukatendel tepatnya di jalan penghubung antar kecamatan tiganderket dan kec.kutabuluh.

Adapun desa desa yang terparah terdampak aliran lahar dingin dan sempat menghambat aktifitas warga pengguna jalan yaitu Di Desa Perbaji, Desa Kuta Mbaru dan di Desa Sukatendel (tepatnya di jalan lintas antara kec.tiganderket menuju kec.kuta buluh) yang sempat tak terlewati kenderaan roda 2 (dua) dan roda 4(empat). Selama kurang lebih 2 Jam. Sabtu, (22/08/2020) Siang tadi sekira pukul 11 :15 wib

Mengetahui hal itu, Bupati karo Terkelin Brahmana SH didampingi Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo Indriono SH, S.IK , Dandim 0205/TK Letkol Kav Eko Hadiyanto, S.Sos, BPBD Kab.Karo dan Kadis PUPR Kab.Karo. Tinjau lokasi aliran lahar dingin di Desa Sukatendel. Sabtu (22/08/2020) pukul 17 : 45 wib

Melihat banyaknya material batu dan kayu yang menyumbat saluran lahar dingin sinabung, pada kesempatan tersebut, Bupati Karo langsung perintahkan BPBD Karo, Dinas PUPR Kab.Karo untuk segera menurunkan 4 unit alat berat (exafator) ke lokasi untuk dilakukan normalisasi membersihkan material yang tersumbat dan menumpuk di sejumlah jalan/jembatan perlintasan aliran lahar dingin.

“Besok walau pun hari minggu, saya sudah perintahkan Dinas PUPR untuk segera mendatangkan alat berat untuk menormalisasi saluran lahar dingin, agar tidak berdampak buruk terhadap pengguna jalan, ke pemukiman sekitar dan juga lahan pertanian milik warga. Lahar dingin bisa datang sewaktu -waktu dan tidak dapat diprediksi kapan datangnya, untuk itu diharapkan kepada warga yang bermukim di sekitar aliran sungai agar tetap waspada dan berhati-hati.” Ujar Terkelin.

Daris Kaban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *