7 Kali Lakukan Tindakan Kriminal, Exs Napi Asimilasi Ditembak Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan

Ket foto : Tersangka Exs Napi asimilasi Ipang(24)tahun , Tengah ,beserta barang bukti saat diamankan di Mopolres Pelabuhan Belawan.

BELAWAN- Seorang mantan narapidana yang keluar dari penjara lewat program asimilasi terpaksa ditembak petugas Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan karena berusaha melakukan perlawanan saat hendak ditangkap. Sabtu (1/8/2020).

Tersangka berinisial ISMS alias Ipang (24 thn) warga Kampung Salam, Kecamatan Medan Belawan, terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit TNI AL Belawan untuk mendapat perawatan akibat luka tembak.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Dr MHD R Dayan SH., MH, melalui Paur Humas Polres Pelabuhan Belawan Iptu Bonar Pohan menyebutkan, 

“setelah keluar dari Lembaga Permasyarakatan (Lapas) karena mendapat program asimilasi, tersangka ISMS alias Ipang ternyata sudah tujuh kali melakukan tindak kriminal jalanan di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan,” Ujarnya

“Aksi tindak kekerasan terakhir yang dilakukan tersangka terjadi pada 25 Juni 2020 di Jalan Pelabuhan Raya Belawan dan merampok seorang penumpang angkot,” jelas Iptu Bonar Pohan.

Iptu Bonar menambahkan, “saat itu, korban atas nama Hotmaria Natalia boru Pakpahan, hendak menuju Rumah Sakit Haji Adam Malik Medan dengan menumpang angkot KPUM Trayek 32 di depan Indomaret Belawan. Pada hari kamis (25/6/2020) sekira pukul 07:30 Wib

Tak berapa lama kemudian, naik satu penumpang seorang laki – laki (tersangka) dan duduk di dekat korban. Saat korban turun dari angkot, tersangka ISMS alias Ipang mengancam korban dengan sebilah pisau dan merampas tas korban yang berisikan dompet, 2 buah HP dan perhiasan lainnya dengan total kerugian sebesar Rp30,000,000. Selanjutnya pelaku melarikan diri,” beber Paur Humas.

Sadar dirinya jadi korban perampokan, Hotmaria Natalia boru Pakpahan melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Pelabuhan Belawan.

Berbekal laporan pengaduan tersebut, petugas Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi.

Dari hasil penyelidikan diketahui pelaku berinisial ISMS alias Ipang dan terlihat berada di kawasan Jalan Pelabuhan Raya Belawan.

Tanpa buang waktu, personel Sat Reskrim meluncur ke Jalan Pelabuhan Raya dan melacak keberadaan tersangka ISMS alias Ipang.

“Ketika pelaku sedang berdiri di pinggir jalan raya dan diduga hendak menunggu calon korbannya, polisi langsung menyergap pelaku,” sebut Paur Humas.

Meski sudah disergap, tambah Paur Humas, tersangka ISMS alias Ipang memberikan perlawanan dan berusaha melarikan diri sehingga terpaksa ditembak petugas.

Usai menjalani perawatan dan interogasi, tersangka ISMS alias Ipang mengaku sudah tujuh melakukan tindak kekerasan seperti perampokan dan pencurian dengan kekerasan sedangkan para korbannya sudah membuat laporan pengaduan di Polres Pelabuhan Belawan.

(Riswan Semb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *