Unit Tipiter Polres Tanah Karo Panggil Pelapor Terkait Kasus Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Pengurus BPD Perbesi

Ket foto : Surat Panggilan dari unit tipiter polres tanah karo terhadap pelapor untuk membrikan keterangan/klarifikasi

TANAH KARO|MAHAGANEWS.COM
Menyikapi surat pengaduan masyarakat prihal dugaan pemalsuaan tanda tangan dan stempel Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Perbesi Kec.Tiga binanga, Kab.Karo atas nama Salim Muham ditujukan lansung kepada Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo Indriyono S,Ik. Pada tanggal 22 juni 2020, telah berlanjut ke tahap penyelidikan di unit tipiter polres tanah karo.


Salim Muham adalah mantan wakil BPD perbesi,  didampingi rekan sejawatnya yang juga menjabat sekretaris BPD perbesi Maspin Sebayang tampak menemui Kanit Tipiter Polres Tanah Karo Aiptu Antoni Ginting di ruang unit lidik lll Tipiter Satreskrim Polres Tanah Karo melalui Petugas Penyidik Briptu Julius Simbolon pada hari selasa, (30/06/2020) sekitar pukul 10:30 wib dalam agenda memberikan keterangan.


Dijumpai awak media usai memberikan keterangan serta usai menunjukkan bukti-bukti terkait dugaan pemalsuan tanda tangan dalam dokumen laporan APBDes T.A 2019 yang disaksikan secara langsung dihadapan Bupati Karo saat di ruang kerja kantor bupati. Salim Muham menjelaskan,


“Polres tanah karo sudah menindaklanjuti laporan pengaduan saya mengenai dugaan pemalsuan tanda tangan yang dilakukan pemerintah desa perbesi didokumen laporan APBDes T.a 2019, tadi dihadapan penyidik sudah saya terangkan apa yang dipertanyakan mereka, dan menunjukkan bukti yang kami dapat pada saat diruang bupati karo kala itu. Saya berharap kepada polres tanah karo dibawah pimpinan bapak AKBP Yustinus Setyo Indriyono, SH, S,Ik agar secepatnya memproses kasus ini, serta memberikan sanksi tegas terhadap pelaku  demi tegaknya hukum dan Keadilan di bumi turang,”Ujarnya


Salim muham menambahkan, ” ini sudah suatu perbuatan yang melanggar Hukum dan jelas melanggar Undang-undang serta peraturan yang berlaku di Republik ini. Kiranya petugas kepolisian polres tanah karo dapat segera mengusut tuntas kasus ini,”harapnya


“Supaya menjadi pembelajaran bagi para pemerintah desa yang lainnya agar tidak melakukan hal yang sama seperti ini, disamping dapat merugikan orang lain tentunya sangat mencedrai perasaan masyarakat.” Ungkap Salim


Kasat Reskrim Polres Tanah karo AKP Sastrawan Tarigan SH melalui Aiptu Antoni Ginting Kanit Tipiter ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa ia telah menerima laporan tersebut.


Aiptu Antoni Ginting Kanit Tipiter menjelaskan pihaknya telah menindaklanjuti dengan memanggil pelapor serta saksi untuk dimintai keterangan


“Betul saya sudah terima laporan pengaduan itu. Kami akan tindak lanjuti, kami juga sudah memanggil pelapor dan saksi-saksi, untuk mintai keterangan dan dalam waktu dekat akan segera memanggil pihat Terlapor yaitu Kades Perbesi Martinus Sebayang .” Tegas Antoni
(Eva)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *