Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo Indriyono S,Ik Beserta Bupati Karo Dan Jajaran Forkopimda “Panen Raya Jagung” Wujudkan Ketahanan Pangan

Ket foto : Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo Indriono, SH, Sik, bersama Bupati Karo Terkelin Brahmana SH, MH, Dandim 0205/TK Letkol Inf Taufik Rizal Batu Bara, Kasipidum Firmansyah Siregar, panen raya jagung di Desa Kuta Bangun, Kec.Tigabinanga.

TANAH KARO|MAHAGANEWS.COM
Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo Indriono, SH, Sik, bersama Bupati Karo Terkelin Brahmana SH, MH, Dandim 0205/TK Letkol Inf Taufik Rizal Batu Bara, Kasipidum Firmansyah Siregar, Kadis Ketapang Paten Purba, kadis Perikanan Sarjana Purba, Camat tiga Binanga Membela Tarigan, Danramil Letda Inf M. Sembiring, Kapolsek Tiga Binanga Iptu Pol Bengkel Ginting, Kabag Protokoler Frans Leo Surbakti dan Kades Kuta Bangun Nada Ginting. Sepakat mendukung  program pemerintah  pusat  dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan, kegiatan ini mengambil tema “Panen Raya, Tebar Benih, Baksos Kampung Tangguh Nusantara”, yang digagas Polres Tanah Karo.


Polres Tanah Karo beserta jajaranya telah melakukan terobosan dengan menggandeng petani, pengusaha komoditi jagung bahkan Babinsa dan Bhabikamtibmas bersinergi  dalam mengelola pemanfaatan lahan kosong untuk mewujudkan masyarakat produktivitas melalui penanaman Jagung.

Kegiatan tersebut, sekaligus memberikan informasi kepada dunia, bahwa Desa Kuta Bangun Kecamatan Tiga Binanga sangat tangguh dalam ketahanan pangan, walaupun dalam situasi Covid-19. Demikian ditegaskan Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo Indriono, SH, Sik, di sela-sela panen raya di Desa Kuta Bangun Tiga Binanga. Kamis (09/07/2020) pukul 09.00 Wib, 

Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo Indriyono S,Ik mengatakan,  “keberhasilan panen raya  tahun  ini, adalah bagian dari berkat dukungan Pemda setempat dan Forkopimda. Apalagi dalam mengakomodir lahan pertanian se-Kecamatan Tiga Binanga, dia mengaku sudah mempersiapkan lahan 14 ribu  hektare, untuk tanam jagung,” Ujarnya

Dijelaskan, untuk hasil panen per/haktare dapat menghasilkan jagung 9 per/ton, dengan total produksi jagung se-Kecamatan Tiga Binanga 125 ribu ton dalam kondisi saat musim panen. Sedangkan, dalam satu tahun petani bisa  dua kali musim panen,” sebut Kapolres

Untuk harga jagung saat ini sesuai niat beli masyarakat di pasar dijual 2.800-3.000, per/ kilogram, sedangkan harga normal yang diinginkan masyrakat petani, seharusnya 3.500-3.800 per/kilogram. Jelasnya. Namun di Tahun 2019 lalu, sesuai data dan informasi, sambung Kapolres Yustinus jagung sempat tembus naik level harga ke 4.000,per /kilogram,”Terangnya

Sementara Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH, MH menyatakan, Pemda Karo sangat mendukung program ketahanan pangan yang telah dilakukan oleh Polres Tanah Karo, dalam mengimbangi ekonomi masyarakat melalui wujud produktivitas ketahanan pangan,” Ujar Terkelin

Di samping itu, Terkelin menyampaikan  dalam waktu dekat ini Ketua DPRD Karo Iriani Br Tarigan akan menemui pihak pemangku kebijakan di Pemprovsu, dalam upaya menaikkan harga jagung seperti biasa. Ini kita tunggu kabar dari ketua DPRD,” Ucapnya

Namun demikian, mari kita berdoa dan berjuang, agar apa yang didambakan petani dan lapisan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan ini, semua sesuai harapan kita. Pada prinsipnya  Pemerintah selalu mendorong dan terdepan mencari solusi guna kepentingan masyarakat,” pungkasnya

Di kesempatan itu, Dandim 0205 /TK Letkol Inf Taufik Rizal BatuBara mengatakan, sangat mengapreisasi program ketahanan pangan yang dimotori oleh Polres Tanah Karo ini. Ujarnya. “Menurut Taufik, dalam menghadapi sejumlah tantangan dalam mewujudkan kedaulatan pangan. Pemerintah kerap menghadapi dilema ketika harga pangan menurun. Hal ini faktor keterbatasan lahan pertanian, dan perubahan iklim,” ujar Dandim

Namun, upaya menggenjot produktivitas komoditas pangan dan merealisasikan target swasembada pangan tak bisa sepenuhnya bergantung kepada negara. Pemerintah pun mendorong kerja sama dengan pengusaha, petani dan stakeholder lainnya, untuk mewujudkan ketahanan pangan.” Beber Taufik

Daris Kaban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *