2 Dari 4 Terduga Pengedar Narkoba Terpaksa “Di Tembak” , Pasalnya Saat Hendak Ditangkap Coba Melawan Petugas

Ket foto : Barang bukti dan para terduga tersangka pengedar narkoba saat diamankan di kantor satnarkoba polres tanah karo.

TANAH KARO|MAHAGANEWS.COM
Personil satnarkoba polres tanah karo berhasil mengungkap beberapa kasus menonjol Tindak Pidana (TP) Narkotika Jenis Sabu seberat 177,95 gram dan ganja seberat 2,18 gram sejak hari jumat, 17 juli 2020 s/d sabtu, 18 juli 2020 dibeberapa lokasi berbeda. Terkait pengkapan tersebut di benarkan Kapolres AKBP Yustinus Setyo Indriyono S,Ik malalui Kasat Narkoba AKP Ras maju Tarigan SH kepada awak media.

Adapun nama-nama terduga tersangka pemilik narkotika jenis sabu yang berhasil di amankan unit satnarkoba yaitu, W Pinem (18) warga desa sari munte, A Pandia (30) warga desa kuta mbaru, kec.munte, AS Surbakti (27)warga desa sari munte dan ditempat berbeda personil juga berhasil meringkus TTS Pandia (35) warga desa payung, kec.payung kab.karo.
Sebelum meringkus para pelaku ini satu persatu di Desa Sarimunthe tepatnya dipinggir jalan, personel Satresnarkoba Polres Tanah Karo menghentikan 1 (satu) unit sepeda motor merek Yamaha Jupiter MX warna hitam bernomor polisi BK 4975 – SAD kala itu sedang melintas.Jumat (17/7/2020) sekitar Pukul 21:00 WIB

Menurut keterangan Kasat Narkoba Polrws tanah karo AKP Ras Maju Tarigan SH menjelaskan, “ketika tim melihat pengendara sepeda motor tersebut membuang dari genggaman tangan sebelah kiri sesuatu ke arah tanah. Tepatnya, dari sebelah kiri posisi pengendara saat berada diatas sepeda motor tersebut.

Kemudian, oleh personel langsung melakukan pemeriksaan terhadap sesuatu yang dicurigai dibuang pengendara tersebut,

Dari hasil pemeriksaan ternyata ditemukan serta disita barang bukti berupa potongan tisu warna putih yang didalamnya berisikan 2 (dua) bungkus plastik bening berles merah berisikan narkotika jenis sabu seberat 0,90 (nol koma sembilan puluh) gram,” ujar kasat

Lebih lanjut ungkap ras maju, pihaknya melakukan interograsi terhadap pengendara tersebut. Pelaku mengaku bernama Wandianta. Hasil interograsi terhadap Wandianta terkait dari mana mendapatkan narkotika. Ia menyebutkan, memperoleh narkotika tersebut yang dibeli dari Andi, berdasarkan keterangan itu tim langsung melakukan pengembangan dan memburu Andi,” ungkapnya 


Andi berhasil diringkus sekitar Pukul 21:30 WIB, di Desa Sarimunthe tepatnya di dekat gerbang pintu masuk Sekolah Dasar Negeri 040512 Sarimunthe. Selain Andi, Adrianus juga ikut diringkus, kala itu mereka berdua sedang bersama.Namun saat ingin ditangkap keduanya, Andi mencoba melakukan perlawanan dengan mengayunkan sebilah pisau kepada personel Satnarkoba Polres Tanah Karo.
 Atas tindakan itu, petugas langsung melumpuhkannya dengan ‘timah panah’ dengan tegas dan terukur ke kedua kaki sebelah kiri dan kanan Andi.

Usai Andi dilumpukan, personel Polres Tanah Karo melakukan penggeledahan badan dan pakaian. Dari Andi ditemukan serta disita barang bukti berupa 1 (satu) bungkus plastik bening berles merah berisikan narkotika jenis sabu dengan seberat 0,26 (nol koma dua puluh enam) gram dan dari Andi ditemukan barang bukti berupa 28 (dua puluh delapan) paket plastik bening berles merah diduga berisikan narkotika jenis shabu dengan berat brutto 14,27 (empat belas koma dua puluh tujuh) gram, 2 (dua) bungkus plastik bening berles merah ukuran sedang sebagai pembungkus narkotika jenis sabu, 1 (satu) bal plastik bening berles merah dalam keadaan kosong, 1 (satu) unit timbangan elektrik, 1 (satu) buah tas sandang warna hitam merek Chelsea, 1 (satu) unit handphone, 1 (satu) batang pipet plastik warna hijau sebagai sekop, 1 (satu) unit sepeda motor merek honda Verza warna hitam kombinasi merah bernomor pokisi BK 3615 – NT, 1 (satu) bilah pisau dengan sarung warna kuning dan uang sebesar Rp 350.000,- (tiga ratus lima puluh ribu rupiah).

Setelah mengamankan barang bukti dari keduanya, selanjut personel Satnarkoba Polres Tanah Karo membawa Andi ke Rumah Sakit terdekat untuk mendapat perawatan medis.

“Setelah selesai perawatan medis terhadap Andi Saputra Surbakti, selanjut tersangka dan barang bukti di bawa ke kantor Satresnarkoba Polres Tanah Karo guna proses lebih lanjut,” ungkap Kasat Narkoba Polres Tanah Karo AKP Rasa Maju Tarigan, SH., kepada wartawan, Senin (20) menceritakan kronologis penangkapan terhadap para pelaku.

Sementara, berdasarkan pengakuan Andi bahwa narkotika tersebut diperoleh dari Tokat. Mengerahui informasi itu, personel Polres Tanah Karo memburu Tokat dan melacak keberadaanya.

Pada hari Sabtu (18/7/2020) sekitar Pukul 23:30 WIB, di Desa Payung, Kecamatan Payung, Kabupaten Karo personel Polres Tanah Karo berhasil meringkus Tokat didalam rumahnya.

Saat hendak ditangkap, ia juga mecoba melakukan perlawanan. Atas tindakan itu, kembali dilumpuhkan dengan ‘timah panas’ yang tegas dan terukur mengarah ke kaki sebelah kiri Tokat.

Usai dilumpuhkan, personel Satnarkoba Polres Tanah Karo melakukan penggeledahan badan terhadap Tokat.

Ditemukan serta disita barang bukti berupa 2 (dua) bungkus plastik bening berles merah berisikan narkotika jenis sabu seberat 162,52 (seratus enam puluh dua koma lima puluh dua) gram, 1 (satu) bungkus plastik klip berles merah berisikan narkotika jenis ganja seberat 2,18 (dua koma delapan belas) gram, 1 (satu) bal plastik klip berles merah dalam keadaan kosong, 1 (satu) unit timbangan elektrik, 1 (satu) batang pipet plastik sebagai sekop, 1 (satu) unit handphone dan 1 (satu) buah mangkok plastik berwarna ungu,”bebernya

“Kemudian Tokat S Pandia dibawa ke Rumah Sakit terdekat untuk perawatan medis. Setelah selesai perawatan medis terhadap Tokat S Pandia, kemudian Tokat S. Pandia dan barang bukti di bawa ke kantor Satresnarkoba Polres Tanah Karo guna proses lebih lanjut,” tutup Kasat Narkoba Polres Tanah Karo.

Daris

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *