Viral..!! Beredar Video Seorang Oknum Pegawai Camat Batangkuis Prihal Ucapannya “Urus KTP Kalau Mau Cepat Siap, Bayar Rp100.000”

Ket foto : Oknum ASN ber inisial WP bertugas di kantor Camat Batang Kuis, Kab.Deliserdang yang mengucapkan kata kata tak pantas dan sempat di rekam vidionya oleh warga.

BATANG KUIS|MAHAGANEWS.COM

Sebuah video yang beredar di dunia maya dan sempat viral terkait dugaan pungutan liar (pungli) dalam pengurusan KTP elektronik di Kantor Kecamatan Batangkuis, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara “Mulai terkuak” 

Pasalnya, Sekdakab Deliserdang, Darwin Zein yang mengetahui hal tersebut mengaku “gerah dan sudah menindak oknum wanita tersebut.” Katanya

Terkuaknya kasus tersebut setelah salah satu warga yang hendak mengurus KTP mendokumentasikan dan sempat memviralkannya di media sosial melalui akun Instagram yang mengunggah video tersebut, adapun akun yang mengunggah vidio itu tertulus atas nama Berbagisemangat.

Dalam status nya pemilik akun menuliskan “pungli saat pengambilan pengurusan KTP kalau mau cepat bayar Rp100.000 siapnya seminggu, kalau tidak bayar bisa berbulan bulan. Lokasi kantor Kecamatan Batangkuis”, tulisnya

Dalam video yang sempat viral tersebut tampak oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) perempuan yang mencoba melakukan pungli terhadap warga itu sedang duduk di kursi pelayanan. Pada saat itu ada pemohon yang datang untuk melakukan pengurusan KTP. Kepada warga dirinya pun sempat menawarkan “apakah mau KTP yang keluarnya cepat atau yang mau ngantri..? Tanya oknum pegawai kepada warga yang hendak mengurus KTP

“Mau cepat bayar Rp100.000, bisa seminggu  (siapnya),” ucapnya. Dalam video tersebut terucap jika lewat antre maka urusan pembuatan KTP butuh waktu 1-2 bulan,” Ucap pegawai perempuan itu lagi

Menyikapi prihal adanya oknum ASN yang mengucapkan hal yang tak pantas dilakukan oleh seorang aparatur sipil negara itu, awak media mencoba menanyakan tanggapan Sekda Kab.Deliserdang Darwin Zein pihaknya menegaskan,


“Sangat disayangkan sikap oknum ASN seperti itu, ini tidak diperkenankan oleh Pemkab Deliserdang. Soal adanya temuan oknum wanita yang viral tersebut, ia mengaku sudah memanggil camat dan perintahkan supaya ditindak. Kita mau oknum itu untuk ditindak sesuai peraturan yang berlaku, camat sudah saya panggil dan saya printahkan untuk membuat surat pernyataan tidak lagi mengulangi perbuatannya. Jangan gara-gara satu orang yang berbuat, seluruh pegawai Pemkab Deliserdang dicap jelek,” Tegas Darwin.

Sementara Camat Batang Kuis, Avro Wibowo merasa tercoreng namanya setelah anggotanya mencoba melakukan dugaan pungutan liar (pungli) kepada warga yang mau bermohon untuk pengurusan KTP dan viral di media sosial. 

“Tidak atas sepengetahuan saya itu. Terkait viralnya vidio itu kejadiannya pada seminggu lalu , tepatnya hari Rabu karena pakaian si oknum mengenakan hitam putih, intinya saya tidak pernah memerintahkan untuk mengutip uang sama anggota. Selama ini saya selalu menggembor-gemborkan ke masyarakat bahwa dalam pengurusan KTP dan KK itu gratis, (seperti di video) itu mencoreng namaku juga,” kata Avro saat ditemui di Kantor Bupati Deliserdang, Rabu (11/6/2020).

Ia juga menjelaskan, “oknum ASN berinisial WP itu sudah lima tahun bertugas di kantor Kecamatan. Sebelumnya ia sempat tugas di Kabupaten Labura. Selama ini tugas dirinya melayani pemohon KTP termasuk untuk merekam atau mengambil foto para pemohon.” Pungkasnya.


(sastrawan sembiring)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *